Keuangan

Jamkrindo Dorong UMKM Naik Kelas

Bogor — Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting aebagai tulang punggung pekonomian di Indonesia. Meski demikian UMKM masih memiliki kendala untuk terus tumbuh dan berkembang. Salah satunya berkaitan dengan struktur permodalan.

Perum Jamkrindo sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberikan mandat untuk menjamin kredit UMKM dan Koperasi, mempunyai tugas menjembatani UMKMK yang mempunyai usaha layak (feasible) untuk dapat memperoleh akses keuangan dengan skema penjaminan kredit.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto menegaskan, Jamkrindo berkomitmen membantu UMKM naik kelas atau tumbuh dengan skala yang lebih besar.

“Sudah menjadi tanggung jawab dan fokus kami untuk memajukan UMKM dan koperasi,” ujar Randi.

Untuk itu, lanjut Randi, setiap tahunnya Perum Jamkrindo meningkatkan kapasitas penjaminan kreditnya begitu juga dengan jumlah UMKM yang dijamin. “Dalam 10 tahun terakhir (tahun 2008-Juni 2018) Jumlah UMKM yang telah dijamin Perum Jamkrindo dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai lebih dari 21 juta UMKM,” ungkap Randi.

Dari sisi kinerja operasional konsolidasi, total realisasi volume penjaminan sampai September tercatat sebesar Rp 126 triliun. Porsi terbesar 80% atau Rp 85,18 triliun diperoleh dari penjaminan Non KUR dan sisanya Rp 41,30 triliun merupakan penjaminan KUR. Per 30 September 2018 total aset Perum Jamkrindo sebesar Rp15,51 triliun dengan jumlah ekuitas sebesar Rp 11,09 triliun.

Saat ini, Perum Jamkrindo telah memiliki beragam produk yang mendukung dan menjadi solusi UMKM menuju sukses. Selain itu, Perum Jamkrindo juga mendapat amanat dari pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor I Tahun 2016 sebagai lembaga pelaksana penjaminan sistem resi gudang.

Untuk dapat memberikan diferensiasi, lebih lanjut, Randi mengatakan Jamkrindo memberikan nilai lebih dari sisi layanan, yakni kehandalan dan kemudahan pemrosesan penjaminan dan klaim serta pembinaan hubungan baik. “Kami terus berinovasi untuk memberikan pelayanan luas dan berkualitas,” tutup Randi. (Dicky F Maulana)

Risca Vilana

Recent Posts

BRI Insurance Perkuat Unit Syariah untuk Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Poin Penting BRI Insurance memperkuat sektor syariah sebagai kontribusi mendukung target pemerintah mencapai pertumbuhan ekonomi… Read More

4 hours ago

Kasus Kredit Macet Sritex: Ironis, Kriminalisasi Bankir Ketika Kerugian Negara Belum Bisa Dihitung

Oleh Tim Infobank KREDIT macet tidak bisa masuk ranah pidana. Bahkan, dalam kesimpulan seminar Infobank… Read More

11 hours ago

Pameran Krista Interfood 2026 Tetap Digelar, Catat Lokasi dan Jadwal Terbaru

Poin Penting Krista Interfood 2026 dipastikan tetap digelar pada 4-7 November 2026 di NICE PIK… Read More

14 hours ago

Aset Kripto Makin Diminati, Pengguna Aktif PINTU Tumbuh 38 Persen di 2025

Poin Penting Pengguna aktif PINTU tumbuh 38% sepanjang 2025, didorong meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi… Read More

18 hours ago

Cuaca Tak Menentu, Kinerja Fintech Lending Berpotensi Terganggu

Poin Penting Cuaca ekstrem dan bencana alam mendorong kenaikan risiko kredit fintech lending, tecermin dari… Read More

19 hours ago

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Poin Penting Bank Mandiri memperkuat peran sebagai agen pembangunan melalui dukungan terintegrasi UMKM, Bank Mandiri… Read More

20 hours ago