Ekonomi Digital

Jamkrindo Dorong Transformasi Digital UMKM

Jakarta – Transformasi digital ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pembahasan penting dalam Konferensi Tingkat Tinggi G20. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mendukung UMKM untuk melakukan transformasi digital dalam layanan. Agar skala usaha UMKM semakin meningkat sehingga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi nasional.

Direktur Operasional dan Jaringan PT Jamkrindo Kadar Wisnuwarman menjelaskan, UMKM memiliki peranan yang krusial dalam mendukung pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19. Sebab, UMKM berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 61% dan mampu menyerap tenaga kerja sebesar 97%. Dengan potensi yang besar tersebut, Jamkrindo mendorong seluruh pelaku UMKM binaan untuk segera melakukan transformasi digital.

“Di tengah berkembang pesatnya pemanfaatan teknologi, transformasi digital merupakan suatu keharusan bagi para pelaku UMKM yang ingin meningkatkan skala usaha mereka. Momentum KTT G20 menjadi penegasan komitmen Jamkrindo sebagai pemberi penjamin untuk mendukung pelaku UMKM bertransformasi dan masuk ke dalam ekosistem digital agar semakin mengoptimalkan peluang pasar serta meningkatkan penjualan,” kata Kadar dalam keterangannya, Jumat, 18 November 2022.

Pemerintah menargetkan sebanyak 20 juta pelaku UMKM yang onboarding digital pada akhir tahun 2022. Selanjutnya meningkat menjadi 24 juta pada 2023, hingga 30 juta pelaku UMKM go digital pada 2024. Adapun potensi pertumbuhan ekonomi digital mencapai Rp4.531 triliun pada 2030 atau tumbuh 8 kali lipat dibandingkan pada 2020.

Menanggapi hal tersebut, Jamkrindo konsisten melakukan pembinaan dalam pemanfaatan digitalisasi, seperti optimalisasi media sosial, branding, memperluas marketing dengan e-commerce, pencatatan laporan keuangan menggunakan aplikasi, peningkatan kualitas produk dan banyak program lainnya.

“Jamkrindo melakukan serangkaian aktivitas tersebut karena melihat kondisi di lapangan bahwa tingkat literasi digital secara rata-rata relatif rendah. Kami percaya misi besar pemerintah dapat tercapai dengan kolaborasi aktif seluruh pemangku kepentingan untuk memajukan sektor UMKM menuju go digital,” jelas Kadar.

Seiring bertumbuhnya ekonomi digital dan implementasi industri 4.0, Jamkrindo telah menghadirkan berbagai transformasi dalam bisnisnya melalui teknologi informasi yang tepat guna, sehingga berbagai kerja sama dengan para mitra UMKM dan perbankan atau lembaga keuangan lainnya dapat dilakukan secara online, baik host to host, menggunakan web service, maupun aplikasi lainnya seperti Jamkrindo Online Suretyship (JOS).

Selain itu, pengembangan platform UMKMLayak melalui umkmlayak.co.id untuk program pemberdayaan dapat menjadi jembatan yang mempertemukan mitra dengan lembaga keuangan.

Sebagai informasi, hingga September 2022, Jamkrindo mencatatkan kenaikan volume penjaminan sebesar 31 % menjadi Rp220,36 triliun. Adapun Jumlah UMKM yang dijamin ialah sebanyak 7.58 juta UMKM.

“Kami percaya, dengan transformasi layanan menjadi digital, akan semakin memudahkan bagi para pelaku UMKM dan mitra lainnya untuk mendukung pertumbuhan usaha mereka. Jamkrindo akan terus merespon perkembangan teknologi dengan menghadirkan berbagai inovasi dalam produk dan layanan,” tutup Kadar. (*)

Irawati

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

5 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

5 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

5 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

5 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

6 hours ago