Keuangan

Jamkrindo Catat Penjaminan Kredit Capai Rp378,4 Triliun di 2023

Jakarta – PT Jaminan Kredit Indonesia atau Jamkrindo telah mencatatkan tren penjaminan kredit yang terus tumbuh positif selama tiga tahun terakhir.

Hal itu terlihat dari data per tahun 2023, di mana pertumbuhan volume penjaminan kredit Jamkrindo di sektor produktif mengalami peningkatan sekitar 21,13 persen menjadi Rp378,4 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp312,4 triliun.

“Tahun 2023 sudah memberikan penjaminan volume kredit Rp378 triliun, dengan komisi penjaminan di sektor UMKM penjaminan program Rp137 triliun dan non program atau non KUR Rp241 triliun,” ucap Kepala Divisi Klaim dan Subrogasi Jamkrindo, Ceriandri Widuri dalam Webinar dikutip, 26 Juni 2024.

Baca juga: Jokowi Minta Restrukturisasi Kredit Diperpanjang, Ekonom Wanti-wanti Hal Ini

Ceriandri menyebutkan bahwa, penjaminan non program atau non KUR di tahun 2023 tercatat meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya Rp113,5 triliun, sekaligus yang mendominasi penjaminan kredit di Jamkrindo.

“Ini menunjukkan komitmen dari Jamkrindo untuk terus mendukung pemberdayaan UMKM terutama dalam membantu memberikan dukungan aksesibilitas finansial UMKM kepada lembaga keuangan baik bank maupun non bank,” imbuhnya.

Baca juga: Kantongi Izin OJK, Orion Penjaminan Indonesia Siap Dukung Pelaku Usaha Kembangkan Bisnis

Sementara, per April 2024 Jamkrindo telah mencatat total penjaminan kredit sebanyak Rp110,1 triliun, dengan penjaminan KUR sebanyak Rp47,5 triliun dan penjaminan non KUR tercatat Rp62,6 triliun.

Adapun, Jamkrindo telah menguasai penjaminan pangsa pasar outstanding kredit pada tahun 2023 sebesar 77,31 persen pada industri penjaminan. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Genjot Bedah Rumah 400 Ribu Unit, Sasar Seluruh Daerah

Poin Penting Program bedah rumah target 400 ribu unit pada 2026. Dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota… Read More

4 hours ago

Negara Rugi Rp25 Triliun dari Rokok Ilegal, Program Prioritas Terancam

Poin Penting Rokok ilegal merugikan negara hingga Rp25 triliun per tahun Peredaran meningkat, capai 10,8%… Read More

5 hours ago

CIMB Niaga Luncurkan OCTOBIZ untuk Permudah Pengelolaan Transaksi Bisnis

OCTOBIZ merupakan platform digital banking terintegrasi yang dirancang untuk membantu para pelaku usaha dalam mengelola… Read More

5 hours ago

DPR Soroti Harga BBM, Pemerintah Klaim Siap Hadapi Lonjakan Minyak Dunia

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah transparan soal kesiapan fiskal… Read More

5 hours ago

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

6 hours ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

8 hours ago