News Update

Jamkrindo Berpartisipasi dalam Pembangunan Kampus UNU

Jakarta – PT Jamkrindo berpartisipasi dalam pembangunan kampus Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta melalui program Bina Lingkungan sebesar R250 juta. Program Bina Lingkungan yang diserahkan pada Rabu (23/09/2020) tersebut merupakan salah satu bentuk kontribusi Jamkrindo di sektor pendidikan.

Direktur Utama PT Jamkrindo Randi Anto menjelaskan, melalui penyerahan program Bina Lingkungan untuk pembangunan kampus UNU tersebut, Jamkrindo ingin berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.

”Salah satu pilar pengembangan bangsa ini adalah sumber daya manusia. Kami berharap, nantinya kampus UNU bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi Indonesia,” ujar Randi dalam siaran pers pada Rabu.

Bantuan Bina Lingkungan untuk pembangunan kampus UNU juga diberikan oleh beberapa BUMN lain melalui koordinasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Kolaborasi program Bina Lingkungan ini diharapkan bisa mempercepat proses pembangunan kampus.

Secara simbolis, bantuan Bina Lingkungan Jamkrindo diserahkan oleh Pemimpin Cabang Yogyakarta Akhmad Albaasithu kepada Rektor UNU Prof Purwo Santoso. Purwo Santoso menyampaikan ucapan terima kasih atas pemberian bantuan Bina Lingkungan dari Jamkrindo.

Sementara itu, Wakil Rektor UNU Bidang Akademik sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Kampus UNU Abdul Ghaffar berharap, bantuan itu bisa memperlancar pembangunan kampus UNU.

”Kami mengucapkan terima kasih dan berharap ke depan masih bisa melakukan kolaborasi dengan PT Jamkrindo untuk mengembangkan Indonesia maju,” ujar Ghaffar.

Bantuan Bina Lingkungan PT Jamkrindo untuk sektor pendidikan sudah diberikan di berbagai tempat dan level pendidikan. Hal itu antara lain bantuan laboratorium dan keperluan pendidikan di SMA Negeri 7 Kupang, dan renovasi 8 sekolah dasar di kawasan Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark.

Untuk menggerakkan sektor lain, yakni sektor perekonomian, Jamkrindo juga aktif menyalurkan program kemitraan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta melakukan pembinaan UMKM di berbagai daerah di Indonesia.

Penyaluran program kemitraan dan pembinaan UMKM itu antara lain diberikan kepada petani mete di Larantuka, Nusa Tenggara Timur; petani kopi di Kintamani, Bali; petani kopi dan perajin jaket kulit di Garut, Jawa Barat; UMKM pengolah produk mangga dan asosiasi homestay di Geopark Ciletuh.

Jamkrindo sendiri merupakan anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan dengan induk usaha PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) dengan brand Indonesian Financial Group (IFG). (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

13 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

13 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

13 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

13 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

17 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

20 hours ago