Keuangan

Jamkrindo Berikan Penghargaan Unit Kerja Berprestasi

Jakarta — Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Randi Anto memberikan penghargaan kepada beberapa unit kerja berprestasi terbaik.

Unit kerja yang diberi penghargaan yakni untuk kategori Imbalan Prestasi Unit Kerja (IPUK) Terbaik 2017 , kategori Penjaminan Bersih Terbaik 2017, dan kategori Realisasi Klaim dan Pencapaian Subrogasi Terbaik 2017.

Penghargaan diberikan dalam acara Malam Keakraban dan Apresiasi Unit Kerja 2017 yang digelar pada Selasa 30 Januari 2018, di Hotel Mercure Jakarta.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara focus group discussion (FGD) dan Rapat Koordinasi Nasional 2018 yang dihadiri oleh seluruh jajaran dewan pengawas, direksi, seluruh kepala divisi, kepala kantor wilayah dan kepala kantor cabang khusus Jamkrindo.

Berikut unit kerja terbaik untuk kategori Penjaminan Bersih Terbaik 2017, yakni kantor cabang Makassar, kantor cabang Jayapura, dan kantor cabang Sukabumi.

Untuk kategori Realisasi Klaim dan Pencapaian Subrogasi Terbaik 2017 peringkat I diberikan kepada kantor cabang Makassar, peringkat II kantor cabang Padang, dan peringkat III kantor cabang Semarang.

Sementara untuk kategori Imbalan Prestasi Unit Kerja Terbaik 2017 diberikan untuk kantor cabang Surabaya, kantor cabang Banjarmasin, dan kantor cabang Purwakarta.

Pada kesempatan ini, Dirut Jamkrindo Randi Anto mengucapkan terimakasih atas pencapaian kinerja terbaik dari unit kerja yang ada di Jamkrindo selama tahun 2017.

Dia meminta agar seluruh unit kerja untuk meningkatkan kembali prestasinya sehingga Jamkrindo mampu mencapai target perusahaan yang sudah ditentukan tahun 2018.

Sebelumnya, Randi Anto bersama-sama dengan jajaran manajemen menggelorakan semangat perubahan untuk seluruh insan Jamkrindo untuk akselerasi pertumbuhan bisnis dan pencapaian target perusahaan tahun 2018.

Randi Anto juga mengatakan bahwa ke depan insan Jamkrindo harus lebih mengedepankan efisiensi, meningkatkan produktivitas, dan harus jeli dalam melihat risiko bisnis.

Yang tak kalah penting bagi seluruh insan Jamkrindo ialah harus dapat mengembangkan diri dengan lebih membuka wawasan yang lebih luas lagi. “Jangan hanya diam di tempat, harus berani keluar dari zona aman dan berkolaborasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” tegas Randi Anto.

Lebih lanjut, dia juga menyampaikan bahwa sebagai upaya menyatukan, menyelaraskan langkah strategi, serta menciptakan sinergi yang kuat guna mewujudkan pencapaian target, maka diperlukan koordinasi yang solid dan komunikasi efektif antara jajaran direksi dan manajemen kantor pusat, kantor wilayah, kantor cabang, serta kantor unit pelayanan di seluruh wilayah Indonesia.

“Untuk itu, seluruh insan Jamkrindo haruslah berkomitmen untuk melaksanakan pencapaian target perusahaan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya dengan selalu mengedepankan prinsip good corporate governance (GCG). Saya katakan ayo maju untuk Jamkrindo. Let’s Change & Grow,” tegasnya. (Darto W)

Apriyani

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

8 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

8 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

8 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

9 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

12 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

15 hours ago