Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2024, yang diselenggarakan sebagai puncak dari rangkaian Bulan Fintech Nasional (BFN) 2024 pada 12-13 November bertempat di The Kasablanka Hall.
Jakarta – PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) menyoroti pentingnya infrastruktur sistem pembayaran digital untuk mendukung transaksi antarnegara (cross-border).
Direktur Komersial Jalin, Eko Dedi Rukminto mengatakan, QRIS Cross-border adalah langkah strategis untuk menghubungkan ekosistem pembayaran Indonesia dengan jaringan global, khususnya di kawasan ASEAN saat ini.
“Jalin melihat QRIS Cross-border sebagai jembatan untuk menghubungkan Indonesia dengan jaringan pembayaran global,” katanya, dalam acara “Technology Convergence: Shaping the Future of Finance and Beyond,” dikutip Senin, 18 November 2024.
Baca juga : Didukung Jalin, Nasabah MotionPay Bakal Nikmati Fitur QR Cross-Border di Tiga Negara Ini
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan industri akan memungkinkan terciptanya ekosistem pembayaran yang tidak hanya inklusif tetapi juga efisien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital di kawasan regional.
QRIS Cross-borderdiluncurkan sebagai perwujudan dari visi Indonesia untuk melakukan standarisasi infrastruktur perdagangan internasional dan sistem pembayaran ritel.
Layanan ini diharapkan menjadi standar sistem pembayaran regional yang aman, kompetitif serta mampu memperluas akseptasi pembayaran nontunai nasional secara lebih efisien.
Sebagai salah satu pelaku industri switching nasional, Jalin telah berperan aktif dalam pengembangan layanan QRIS Cross-border di negara-negara seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura, dengan rencana perluasan ke negara lain di masa mendatang.
Baca juga : Transaski QRIS Makin Diminati, Artajasa Jalin Kerja Sama dengan 13 Perusahaan Pembiayaan Elektronik di Asia
Layanan QRIS antarnegara ini, kata Eko, juga dirancang untuk memudahkan wisatawan asing dalam melakukan pembayaran di berbagai sektor, mulai dari bandara hingga transportasi lokal, restoran, akomodasi, hingga tempat wisata.
Di mana, wisatawan dapat menggunakan QRIS untuk membayar visa on arrival di bandara atau menikmati kenyamanan pembayaran nontunai di taksi maupun layanan ride-hailing sampai bertransaksi di toko oleh-oleh dengan lebih aman dan efisien.
Pihaknya berharap, layanan QRIS Cross-Border terus berkembang melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Dengan potensi besar yang dimiliki QRIS Cross-border, Jalin akan terus berjalan sesuai dengan arahan dan visi pemerintah untuk memperluas akses transaksi lintas batas serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi digital.
“Sebagai negara yang telah memiliki standar kode QR sendiri melalui inisiatif Bank Indonesia bersama industri sistem pembayaran, Indonesia menjadi percontohan bagi sistem pembayaran global,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More