Categories: Market Update

Jakarta Mencekam, IHSG Anjlok Diatas 1,5%

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok pada perdagangan sesi I siang ini, Kamis, 14 Januari 2016. Posisi IHSG anjlok hingga 1,7% atau 77.86 poin ke level 4,459.32.

Kekhawatiran investor akan sentimen negatif, yang muncul baik dari dalam maupun luar negri jadi salah satu pemicu penurunan indeks.

Kondisi tersebut membuat investor semakin marak melepas sebagian portofolio sahamnya. Terbukti, berdasarkan pantauan infobank, pagi tadi indeks cuma melemah 44.396 poin atau 0,98% ke level 4,492.783. Pasca terjadi bom di daerah Sarinah Jakarta, posisi indeks terus tertekan hingga diatas 1,5%.

Perdagangan siang ini sendiri berjalan cukup marak dengan transaksi sebanak 120.966 kali transaksi dan volume 2,06 miliar saham senilai Rp2,87 triliun. Sebanyak 38 saham naik, 214 turun dan 54 saham tidak bergerak. (*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

14 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

14 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

15 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

15 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

18 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

21 hours ago