Kota Jakarta; Berkembang pesat. (Foto: Istimewa).
Jakarta tumbuh menjadi hotpsot investasi real estate, teknologi, keuangan, pendidikan dan industri. Apriyani Kurniasih.
Jakarta– Seiring dengan integrasi negara–negara ASEAN, kota–kota megapolitan di Asia Tenggara termasuk Jakarta dan Manila akan menjadi saksi peningkatan pertumbuhan, baik secara infrastruktur maupun ekonomi.
Lamudi, portal real estate global mengungkapkan, kota–kota seperti Jakarta menjadi hotspot investasi real estate, teknologi, keuangan, pendidikan, dan industri. Tuntutan integrasi yang sukses ditambah dengan cepatnya urbanisasi menyebabkan negara-negara berkembang seperti Indonesia bekerja keras untuk meningkatkan infrastruktur lokal dan berfokus pada daerah Ibukota.
Masih menurut Lamudi, ketika kota–kota megapolitan di negara maju mulai terlalu penuh dengan penduduk, negara berkembang terus mengalami kemajuan. Kota–kota termasuk Jakarta Manila, Karachi dan Mexico City menjadi kota yang menarik bagi para anak muda serta orang dewasa yang melek teknologi dan mobilitas tinggi.
Kian Moini, Co-founder dan Managing Director portal real estate global Lamudi mengatakan: para investor mengakui perubahan pada kota–kota besar di negara berkembang. Sejumlah bisnis diuntungkan dari reformasi yang terjadi selama lima tahun terakhir, seiring peningkatan jumlah orang yang tertarik dengan berlimpahnya peluang di kota yang berkembang dengan sangat pesat ini.
Di Asia, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin, kota kota besar makin menunjukkan peningkatan infrastruktur, potensi ekonomi dan investasi. Banyaknya orang berusia muda dan meningkatnya populasi ditambah dengan pertumbuhan ekonomi, termasuk proyeksi PDB yang kuat, membuat kota besar menjadi pilihan bagi investor asing, perusahaan multinasional dan lembaga keuangan.
“Fokus saat ini adalah potensi pertumbuhan di masa depan. Kegiatan ekonomi di negara berkembang hanya dapat diharapkan untuk kemajuan dalam beberapa tahun mendatang, seiring dengan reformasi pemerintah untuk mendukung perekonomian dan perkembangan pendidikan serta tekonologi,” pungkas Moini.
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More