Perbankan

Jahja Setiatmadja, Humble Banker Peraih CEO of The Year 2021

Jakarta – Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama PT Bank Central Asia, Tbk (BCA), dinobatkan sebagai Chief Executive Officer (CEO) of The Year 2021 pada ajang “Top 100 CEO Forum 2021” di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa, 14 Desember 2021.

Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank, bekerja sama dengan Ikatan Bankir Indonesia (IBI), Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), dan Masyarakat Ekondan omi Syariah (MES).

Penetapan predikat CEO of The Year 2021 kepada bankir kelahiran Jakarta, 14 September 1955 itu didasarkan hasil penilaian atas kinerja perusahaan yang dipimpinnya dan leadership-nya.

“Sebagai profesional dan business leader, Pak Jahja Setiaatmadja memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi. Kinerja BCA yang luar biasa di tengah era disruptif membuktikan kompetensi Pak Jahja sebagai leader in banking transformation,” ujar Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group, saat memberikan penghargaan.

Jahja mengawali karier profesionalnya pada tahun 1979 sebagai akuntan di firma Pricewaterhousecooper. Dia juga sempat berkarier di PT Kalbe Farma Tbk dengan berbagai posisi manajerial. Sebelum masuk ke industri perbankan, Jahja pernah berkarier di industri otomotif sebagai Direktur PT Indomobil pada 1980 – 1989.

Tahun 1999 adalah awal karier Jahja di industri perbankan. BCA adalah tempatnya berkarier dari awal hingga sekarang sebagai presiden direktur. Sebelumnya dia menduduki jabatan sebagai direktur (1999 – 2005) dan wakil presiden direktur (2006 – 2011).

Di bawah kepemimpinan Jahja, BCA mengalami kemajuan pesat. Dalam catatan Infobank, BCA menjadi bank pencetak laba terbesar di Indonesia. Dia juga berhasil mempertahankan kinerja BCA sebagai perusataan ritel go public yang beberapa kali menjadi emiten dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di Asia Tenggara.

Kepercayaan pasar terhadap BCA sangat tinggi. Hal ini terlihat dari saham BCA di pasar yang terus diburu investor, baik domestik maupun asing. Tercatat, sejak Jahja memimpin, saham BCA telah mengalami kenaikan hingga 362%, dengan return tahunan di luar dividen mencapai 36%.

Meski bertabur prestasi, tak banyak yang berubah dari Jahja. Dia tetap bankir yang low profile dan humble, sejak dulu. Santun, bersahaja, dan sangat care dengan orang lain. Juga kepada anak buahnya.

“Apa yang saya capai di BCA bukanlah performance saya semata. Dukungan seluruh nasabah se-Nusantara, jajaran direksi dan manajemen, karyawan yang tak lelah mendukung saya, sup­port regulator dan stakeholder lainnya, juga turut menentukan,” ujar Jahja, usai menerima penghargaan. (*) DW

Evan Yulian

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

3 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

8 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

9 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

10 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

20 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

21 hours ago