Jakarta – Siapa tidak kenal Bank BCA. Bank yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia ini tentunya tak bisa meraih posisi seperti sekarang bila tidak ada competent and experienced people dibaliknya. Salah satu dari sederet nama yang berada dibalik kesuksesan BCA saat ini adalah Jahja Setiaatmadja. Jahja yang telah menjadi Direktur Utama BCA selama 10 tahun ini memiliki jam terbang yang kaya di industri perbankan.
Kepemimpinan Jahja Setiaatmadja sejak 2011 membawa Bank BCA berhasil mempertahankan kinerja sebagai bank retail terdepan di Indonesia, dan memperkuat posisi Bank BCA dalam bidang payment banking. Di samping itu, BCA pun sempat menjadi perusahaan go-public paling bernilai di Indonesia. Bahkan beberapa kali menjadi perusahaan dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di Asia Tenggara.
Keterlibatannya dalam beberapa kali aksi korporasi seperti akuisisi telah memperkuat lembaga yang dipimpin pria kelahiran 1955 ini sebagai institusi yang makin kompetitif dengan seluruh lini bisnis dan anak usahanya yang sehat dan tumbuh berkembang.
Kemudian, inovasi-inovasi yang dilakukan BCA pada bidang teknologi menjadikan produk layanan Bank BCA sebagai yang terdepan pada market consumer banking di Indonesia. Jahja pun berujar bahwa sepuluh tahun dari sekarang akan terdapat tiga bank digital yang mendominasi pasar perbankan Indonesia. (*) Steven Widjaja
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More