Jakarta–PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) memacu pembiayaan multiguna dengan menjaga momentum sesudah Ramadan. Terkait hal itu, BRI Finance melansir sejumlah program menarik yang memberikan nilai lebih bagi konsumen.
Direktur Operasional BRI Finance Willy Halim Sugiardi mengatakan saat Ramadan, perusahaan memberikan berbagai penawaran menarik bagi konsumen. Untuk menjaga momentum tren positif pascabulan suci tersebut, promo dari BRI Finance berlanjut hingga 31 Mei 2023, yakni uang muka mulai 10%, suku bunga ringan, dan tenor sampai 6 tahun.Selain itu, BRI Finance pun memberikan promo menarik khusus untuk kendaraan listrik, yaitu uang muka mulai dari 0%, tenor sampai 6 tahun, hingga bunga 0% untuk tenor tertentu.
Seusai Ramadan, Willy menyebut biasanya penjualan kendaraan bermotor cenderung menurun. Pun demikian dengan permintaan pembiayaan juga ikut melandai dalam kurun waktu 1-2 bulan. Untuk antisipasi penurunan ini kami akan lebih banyak melakukan promosi untuk menawarkan fasilitas dana yang cepat dan mudah. Ini adalah program pembiayaan untuk segala macam kebutuhan dari calon debitur, lanjut Willy menegaskan.
Menurutnya, penawaran fasilitas dana tersebut sudah ada di dalam platform BRImo yang merupakan super apps dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku induk usaha. Hal ini merupakan salah satu bentuk sinergi ekosistem BRI Group untuk memacu kinerja induk dan anak usaha.
“Fasilitas Dana ini dipasarkan di platform myBRIf maupun website dan media sosial BRI Finance. Melalui fasilitas ini kami bisa memberikan pencairan dana sampai sekitar 90% dari nilai kendaraan tersebut,” lanjut Willy.
Melalui langkah-langkah strategis untuk pembiayaan kendaraan bermotor tersebut diharapkan BRI Finance mampu merealisasikan target pertumbuhan pembiayaan mobil baru dan mobil bekas dengan memanfaatkan momentum setelah Ramadan ini.
“Target-target tersebut bisa tercapai melalui strategi yang tepat, yang dieksekusi dengan baik oleh tenaga-tenaga pemasar kami di lapangan. Oleh karena itu, kami berharap dapat mempertahankan momentum pertumbuhan tersebut setelah Lebaran,” pungkas Willy.
Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More