Teknologi

Jaga Keamanan Data, GoPay Pinjam Kini Didukung Tanda Tangan Digital VIDA

Jakarta Kemajuan dalam layanan keuangan tampaknya belum dapat dinikmati secara menyeluruh di Indonesia. Terutama bagi masyarakat segmen menengah ke bawah dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Untuk mengatasi kesenjangan ini, GOTO Financial lewat aplikasi GoPay meluncurkan GoPay Pinjam yang menawarkan akses pinjaman untuk menjangkau segmen masyarakat yang belum terlayani.

Davin Karis, SVP Business and Strategy Consumer Lending GOTO Financial mengatakan, ekosistem pembiayaan fintech yang unik di Indonesia, tidak hanya mendapati peluang pasar yang besar, tetapi juga tantangan yang tidak kalah besar. Sekitar 70 persen dari nasabah pembiayaan fintech dikategorikan sebagai “credit invisible” atau tidak memiliki catatan kredit, sehingga dibutuhkan solusi lain yang lebih sesuai dibandingkan metode penilaian kredit tradisional.

Baca juga: GoPay dan Jago Rilis Fitur Rekening Simpanan, Ini Keuntungannya

Lewat GoPay Pinjam, kata Davin, pihaknya menyediakan akses pinjaman yang lebih mudah. Namun, tetap memprioritaskan keamanan dan privasi data. Untuk itu, pihaknya menggandeng PT Indonesia Digital Identity (VIDA), Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) dengan memanfaatkan Tanda Tangan Digital VIDA.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan proses aplikasi dan persetujuan pinjaman yang lancar dan aman, serta memungkinkan untuk diakses kapan saja dan di mana saja.

“Tanda tangan digital yang diverifikasi secara biometrik ini tidak hanya menyederhanakan proses penandatangan perjanjian pinjaman tetapi juga melindungi pelanggan dari ancaman penipuan dan pemalsuan dokumen yang semakin meningkat,” ungkapnya.

Dengan menghadirkan GoPay Pinjam, lanjut Davin, pihaknya berkomitmen untuk turut merevolusi dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

“Dengan platform kami, lebih banyak masyarakat menengah ke bawah dan pelaku usaha kecil dapat lebih mudah mengakses dana pada saat dibutuhkan, dengan mengetahui bahwa keamanan dan privasi mereka adalah prioritas utama bagi kami,” ujarnya.

Baca juga: Pengembangan UMKM Berbasis Risiko Likuiditas

“GoPay Pinjam juga bertujuan untuk memberdayakan individu dan UKM, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara, Managing Director VIDA, Adrian Anwar menegaskan dengan mengintegrasikan tanda tangan digital yang terverifikasi ke dalam GoPay Pinjam, pihaknya memastikan standar keamanan dan efisiensi tertinggi.

“Selain itu juga meningkatkan experience nasabah sambil memitigasi risiko yang terkait dengan proses penandatangan perjanjian secara manual,” kata Adrian. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

27 mins ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

1 hour ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

2 hours ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

2 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

3 hours ago

Pikap India Mulai Didistribusikan ke Kopdes Merah Putih, Disaksikan Wakil Panglima TNI

Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More

3 hours ago