Moneter dan Fiskal

Jaga Inflasi Lebaran, BI Minta Produsen Tak Timbun Bahan Pokok

Jakarta–Menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Lebaran 1438 Hijriah, Bank Indonesia (BI) meminta para produsen maupun tengkulak untuk tidak menimbun bahan pokok yang menyebabkan harga bahan-bahan pokok menjadi tinggi.

Pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Sugeng, di Jakarta, Senin, 8 Mei 2017. Menurutnya, dengan menjaga harga bahan-bahan pokok di tingkat yang rendah, maka dengan begitu laju inflasi di bulan puasa maupun Lebaran akan terjaga.

“Kita harapkan siap beberapa waktu ini jangan ada penimbunan di lakukan. Mudah mudahan ini dilaksanakan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, dalam meredam tingkat inflasi di bulan Ramadhan dan jelang perayaan Lebaran 1438 Hijriah, Bank Sentral telah membentuk tim pengendalian inflasi daerah (TPID), agar mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok.

‎”Ada k‎esiapan dari kerja sama dengan daerah untuk mencukupi suplai operasi pasar, ya kita imbau semua berbagai pihak ke pemuka daerah, bagaimana lakukan konsumsi dengan benar dan baik,” ucapnya.

BI berharap jika inflasi dari harga pangan bergejolak (volatile food) bisa dikelola berada di bawah empat persen. Sedangkan secara keseluruhan inflasi diharapkan mencapai target yang ditetapkan yaitu empat plus minus satu persen untuk tahun ini. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

59 mins ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

2 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

2 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

2 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

5 hours ago