Keuangan

Jaga Bisnis Jangka Panjang, BRINS Terus Tingkatkan Penerapan GCG

Jakarta – BRI Insurance (BRINS) terus gencar dalam meningkatkan penerapan good corporate governance (GCG) sekaligus sebagai upaya dalam menjaga kestabilan bisnis perusahaan.

Penerapan GCG menjadi salah satu prioritas perseroan. Melalui tata kelola yang baik, perusahaan akan terus melakukan inovasi guna memberikan kinerja terbaik dan membangun citra yang positif di mata masyarakat.

“Komitmen BRINS selalu menjunjung tinggi penerapan GCG yang tumbuh, berkualitas, dan sustain yang dapat memberikan dampak yang baik pada perusahaan untuk jangka panjang dan membangun trust kepada stakeholders,” ujar Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRINS Heri Supriyadi dikutip 21 Desember 2022.

Berkat tata kelola perusahaan yang baik, BRI Insurance kembali berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menerima penghargaan sebagai ‘Indonesia Trusted Company’ pada ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2021 yang diadakan di tahun 2022. 

Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung kepada Heri Supriyadi selaku Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRINS oleh Indonesia Institut for Corporate Governance (IICG).

“Penghargaan yang diberikan kepada BRINS tentunya berdasarkan penilaian pihak eksternal pada tata kelola BRINS yang baik, tentunya hal ini membuktikan komitmen BRINS yang selalu menjunjung tinggi penerapan GCG,” tambah Heri.

Sesuai dengan visinya, yaitu The Most Trusted Partner for Reliable Protection Solution tentunya penghargaan sebagai Indonesia Trusted Company akan menjadi motivasi BRINS untuk meningkatkan tata kelola yang baik yang memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholders.

CGPI merupakan program riset dan pemeringkatan praktik GCG perusahaan di Indonesia yang sudah rutin dilaksanakan setiap tahunnya sejak 2001. CGPI 2021 diikuti oleh total 34 perusahaan sebagai peserta. 

Setiap perusahaan peserta telah melalui dua tahapan penilaian yaitu tahapan analisis dan observasi. Tahapan analisis dilakukan dengan metode pengisian kuesioner (self assessment) dan penilaian dokumen perusahaan. Tahapan observasi dilakukan dengan metode paparan eksekutif dan diskusi aktif antara tim penilai dengan organ perusahaan.

Aspek penilaian pada CGPI 2021 mencakup struktur tata kelola (governance structure), proses tata kelola (governance process), dan hasil tata kelola (governance outcome) yang dijabarkan dalam beberapa indikator menggunakan perspektif pemangku kepentingan (stakeholder).

Dalam cakupan analisis tersebut, BRINS dinilai telah sukses diakui sebagai perusahaan yang berkomitmen dan konsisten menerapkan GCG dengan baik.

Heri mengatakan bahwa angka penilaian yang dihasilkan dalam penghargaan ini belum ‘titik’ masih ‘koma’, artinya ditahun mendatang BRINS memiliki komitmen untuk dapat menerapkan Good Corporate Governance yang lebih baik lagi sehingga dapat memberikan nilai trust dari masyarakat maupun partner bisnis. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

6 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

6 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

6 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

6 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

7 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

8 hours ago