Nasional

Jadi Tersangka Suap, Segini Kekayaan Kepala Basarnas Henri Alfiandi, Punya Pesawat Pribadi

Jakarta – Kabar tidak sedap datang dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi periode 2021 – 2023 ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan alat pendeteksi korban reruntuhan di Basarnas.

Dalam kurun waktu dua tahun, Kepala Basarnas Henri Alfiandi diduga menerima suap sebesar Rp88,3 miliar.

Adapun penetapan status tersangka Kepala Basarnas Henri Alfiandi dilakukan setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi senyap pada Selasa, 25 Juli 2023 di kawasan Cilangkap dan Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Jadi Menkominfo, Harta Kekayaan Budi Arie Capai Rp101 M, Sri Mulyani Lewat!

Kekayaan Kepala Basarnas Henri Alfiandi

Menelisik Laporan Harga Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan pada 24 Maret 2023 ke KPK, mantan Komandan Seskoau tersebut diketahui memiliki harta kekayaan dengan total Rp10.973.754.000 atau sekitar Rp10,97 miliar.

Dari laporan tersebut, Kepala Basarnas Henri memiliki lima bidang tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah daerah. Misalnya di Pekanbaru dan Kampar. Nilai harta tak bergerak itu mencapai Rp4.820.000.000 atau Rp4,82 miliar.

Kemudian, untuk alat transportasi, Kepala Basarnas Henri dilaporkan memiliki sejumlah kendaraan. Mulai dari mobil Nissan Grand Livina tahun 2012 seharga Rp60 juta.

Ada juga Fin Komodo IV tahun 2019 yang ditaksir bernilai Rp60 juta. Kemudian, ada Honda CRV tahun 2017 senilai Rp275 juta.

Baca juga: Harta Kekayaan Jack Ma Menurun, Kini Disalip Miliarder Asal Indonesia

Yang menarik, Henri ternyata memiliki pesawat terbang pribadi jenis Zenith 750 STOL rakitan tahun 2019. Pesawat tersebut ditaksir seharga Rp650 juta. Sedangkan harga bergerak lainnya yang tak terinci, tercatat senilai Rp452.600.000.

Sementara, kas atau setara kas lainnya Henri tercatat senilai Rp4.056.154.000 dan harta lainnya senilai Rp600 juta. Kelapa Basarnas Henri melaporkan tak memiliki utang, jadi total hartanya mencapai Rp10.973.754.000 atau Rp10,97 miliar. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

9 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

12 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

20 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

21 hours ago