Moneter dan Fiskal

Jadi Mitra Distribusi SBN dan SBSN Terbaik, Kemenkeu Apresiasi Platform Bibit

Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada aplikasi investasi digital di Indonesia yakni Bibit.id sebagai Mitra Distribusi (Midis) terbaik. Adapun penghargaan yang diterima oleh Bibit sebanyak 4 (empat) penghargaan.

Adapun keempat penghargaan tersebut meliputi Midis Surat Utang Negara (SUN) Ritel Terbaik Tahun 2022, Midis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel Terbaik Tahun 2022 dan 2023 Kategori Fintech serta Midis SUN Ritel Terbaik Kategori Fintech dan Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Tahun 2023.

Keempat penghargaan ini diserahkan langsung oleh Suminto selaku Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu RI kepada perwakilan Bibit dalam acara Investor Meeting yang dihelat di Jakarta. 

Baca juga: Genjot Inklusi Keuangan, Bibit dan Citi Indonesia Sinergi Dorong Investor Pasar Modal

“Penghargaan ini sangat menggembirakan untuk kami di Bibit. Ke depannya kami akan terus melanjutkan upaya-upaya kami agar semakin banyak lagi masyarakat Indonesia yang berinvestasi di Surat Berharga Negara. Terima kasih atas apresiasi yang Kemenkeu berikan kepada kami,” ujar Direktur Bibit, Hilmawan Kusumajaya dikutip 14 Desember 2023.

Sejak resmi ditunjuk sebagai Mitra Distribusi penjualan SBN di awal tahun 2022, Bibit tercatat telah sembilan kali mencatatkan diri sebagai Midis kategori fintech yang membukukan penjualan terbanyak pada penjualan berbagai seri SBN, diantaranya Surat Berharga Syariah Negara ritel seri SR017 (19 Agustus-14 September 2022), Obligasi Negara Ritel seri ORI022 (26 September-20 Oktober 2022).

Kemudian, Sukuk Ritel seri ST009 (11-30 November 2022), Savings Bond Ritel seri SBR012 (19 Januari-9 Februari 2023), Sukuk Ritel seri ST010 (12 Mei-7 Juni 2023), Obligasi Negara Ritel seri ORI023 (30 Juni-20 Juli 2023), Surat Berharga Syariah Negara Ritel seri SR019 (1-20 September 2023), Obligasi Negara Ritel seri ORI024 (9 Oktober-2 November 2023), dan Sukuk Ritel seri ST011 (6 November-6 Desember 2023).

Hilmawan menambahkan, penghargaan yang diterima dua tahun berturut-turut ini juga menegaskan komitmen Bibit dalam mengedukasi masyarakat akan manfaat berinvestasi SBN.

Baca juga: Kemenkeu Nilai Pasar SBN Tanah Air Masih Moderat

“Kebanyakan pengguna Bibit adalah generasi milenial dan Gen Z. Kami terus mengedukasi dan menyampaikan kepada mereka bahwa dengan berinvestasi SBN, itu berarti investor ikut berkontribusi dalam membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta berbagai proyek infrastruktur di Indonesia,” tambahnya.

Untuk pasar SBN domestik pun mulai menunjukkan tren positif. Di tengah kondisi pasar keuangan global yang volatile, di pasar domestik terjadi outflow dalam periode Juli hingga Oktober 2023.

Sementara itu, di bulan November 2023, pasar SBN telah kembali menunjukkan inflow. Dari segi jumlah investor, pada akhir tahun 2020, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa terdapat sekitar 460 ribu investor SBN. Angkanya kemudian naik menjadi 611 ribu di akhir 2021, 831 ribu di akhir 2022, dan per November 2023 angkanya telah mencapai 992 ribu investor. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

2 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

3 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

7 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago