Jakarta – Mahfud MD membocorkan bahwa dirinya diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu dan masuk dalam susunan kabinet.
Meski tidak bilang akan ditunjuk sebagai menteri apa, menurut Mahfud Presiden sudah mengerti bahwa dirinya pantas di mana.
“Beliau (Presiden) sudah faham dengan riwayat saya di bidang apa, dan saya tidak perlu meminta di posisi apa,” jelas Mahfud di Instana, Jumat, 21 Oktober 2019.
Dalam pembicaraan dengan Presiden, ia juga menjelaskan Presiden lebih banyak membahas terkait masalah hukum.
“Masalah itu menjadi permasalahan yang utama dibicarakan pak presiden. Soal penegakan hukum, masalah korupsi, HAM dan lain-lain,” jelasnya.
Selain itu ia juga menegaskan, nantinya Presiden akan memperkenalkan susunan kabinetnya Jam 7 pagi hari Rabu, 23 Oktober 2019.
“Setelah itu, jam 9 penyerahan SK. Sesudah itu pelantikan,” tutupnya. (*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More