Jakarta – Mahfud MD membocorkan bahwa dirinya diminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu dan masuk dalam susunan kabinet.
Meski tidak bilang akan ditunjuk sebagai menteri apa, menurut Mahfud Presiden sudah mengerti bahwa dirinya pantas di mana.
“Beliau (Presiden) sudah faham dengan riwayat saya di bidang apa, dan saya tidak perlu meminta di posisi apa,” jelas Mahfud di Instana, Jumat, 21 Oktober 2019.
Dalam pembicaraan dengan Presiden, ia juga menjelaskan Presiden lebih banyak membahas terkait masalah hukum.
“Masalah itu menjadi permasalahan yang utama dibicarakan pak presiden. Soal penegakan hukum, masalah korupsi, HAM dan lain-lain,” jelasnya.
Selain itu ia juga menegaskan, nantinya Presiden akan memperkenalkan susunan kabinetnya Jam 7 pagi hari Rabu, 23 Oktober 2019.
“Setelah itu, jam 9 penyerahan SK. Sesudah itu pelantikan,” tutupnya. (*)
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More