Categories: Ekonomi dan Bisnis

Jadi Mata Uang Global, Renmimbi Bakal Genjot Ekspor RI

Jakarta–Dana Moneter Internasional atau International Monetery Fund (IMF) telah resmi menetapkan penggunaan mata uang China, Renminbi (RMB) sebagai mata uang special drawing rights (SDR). Dengan demikian, RMB masuk dalam mata uang dunia yang dipakai dalam SDR.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengungkapkan, penggunaan RMB sebagai mata uang global, akan membuat nilai tukar RMB menguat terhadap mata uang lain. Tidak menutup kemungkinan, RMB juga akan menguat terhadap Rupiah.

Selain itu, penggunaan RMB sebagai mata uang SDR juga akan membuat harga barang-barang ekspor Indonesia ke China menjadi semakin murah. Sehingga dalam kedepannya permintaan akan semakin banyak. Maka kata dia, hal tersebut dapat membantu menggenjot ekspor Indonesia.

“Ke neraca perdagangan kita dampaknya akan lebih baik. Kita menyambut baik terhadap penggunaan RMB sebagai mata uang SDR, karena China adalah partner dagang terbesar kita saat ini,” ujar Sasmito di Jakarta, Selasa, 1 November 2015.

Sebelumnya, SDR terdiri atas empat mata uang utama, yaitu Dolar AS, Poundsterling, Euro, dan Yen. Perhitungan dan pembobotan SDR dievaluasi sekali setiap lima tahun. Sebelum digunakan, SDR harus dikonversikan ke salah satu dari empat mata uang tersebut.

Managing Director IMF Christine Lagarde mengatakan, pengakuan RMB ini merupakan sebuah pengakuan atas progres yang telah dilakukan pemerintah Tiongkok dalam beberapa tahun belakangan untuk melakukan reformasi sistem moneter dan keuangan Tiongkok. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

5 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

6 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

6 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

7 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

8 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

9 hours ago