News Update

Jadi Kapolda Jabar, Segini Kekayaan Irjen Rudi Setiawan

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengangkat Irjen Rudi Setiawan menjadi Kapolda Jawa Barat (Jabar). Keputusan tersebut tertuang dalam surat telegram (ST) rahasia nomor: ST/688/IV/KEP./2025 tertanggal 13 April 2025 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (AsSDM) Irjen Anwar.

Irjen Rudi Setiawan menjadi Kapolda Jabar menggantikan posisi Irjen Akhmad Wiyagus. Adapun Akhmad naik jabatan sebagai Asisten Utama Operasi (Astamaops) Polri. Akhmad akan naik pangkat menjadi Komjen atau jenderal polisi bintang tiga.

Selain Irjen Setiawan dan Irjen Akhmad Wiyagus, Kapolri juga merotasi sejumlah jabatan perwira menengah (pamen), dan perwira tinggi (Pati) lainnya.

Baca juga: Segini Kekayaan Suryo Utomo yang Diangkat Jadi Komisaris Utama BTN

Kekayaan Kapolda Jabar Rudi Setiawan

Menukil Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Selasa, 15 April 2025, Irjen Rudi Setiawan tercatat memiliki harta kekayaan Rp5,4 miliar atau lebih tepatnya Rp5.445.000.00. Kekayaanya tersebut dilaporkan pada 7 Februari 2025/periodik 2024.

Jika dirinci, kekayaan terbesar pria yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp4,1 miliar. Aset tersebut tersebar di Jakarta Selatan dan Bekasi hasil sendiri. Sedangkan di Lampung Selatan merupakan hasil warisan.

Baca juga: Rincian Kekayaan hingga Utang Indra Iskandar, Sekjen DPR RI yang Jadi Tersangka Korupsi

Rudi juga memiliki harta yang berasal dari alat transportasi dan mesin senilai Rp865 juta. Rinciannya, Rudi punya koleksi mobil Honda CRV tahun 2019 hasil sendiri Rp315 juta dan mobil Toyota Innova tahun 2023 hasil sendiri Rp550 juta.

Masih dalam LHKPN, Rudi tercatat memiliki harta bergerak lainnya Rp20 juta, kas dan setara kas Rp410 juta, dan tidak memiliki utang. Alhasil, total kekayaan Kapolda Jabar yang baru ini senilai Rp5,4 miliar. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

2 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

3 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

3 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

3 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

3 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

4 hours ago