Poin Penting
Jakarta – Upbit Indonesia, salah satu bursa aset kripto Indonesia resmi mengumumkan penunjukan Resna Raniadi sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru.
Sejak 2018, Resna bergabung dengan Upbit Indonesia. Sebelumnya, dia dipercaya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO), merupakan salah satu sosok kunci di balik pertumbuhan perusahaan.
“Tujuh tahun lalu, kami memulai perjalanan ini dengan tim kecil dan mimpi besar. Amanah sebagai CEO tentu menjadi tanggung jawab sekaligus tantangan baru,” kelas Resna dikutip 18 Februari 2026.
Dia melanjutkan, akan memastikan Upbit Indonesia tetap patuh terhadap regulasi yang semakin matang di tengah adopsi kripto yang terus meningkat.
“Ke depan, kami siap memperkuat sistem keamanan serta terus bertransformasi untuk memberikan layanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna,” ujarnya.
Baca juga: Perkuat Manajemen Risiko Trading Derivatif Kripto, Trader Bisa Optimalkan Fitur-Fitur Ini
Di bawah kepemimpinan Resna, Upbit Indonesia akan fokus memperluas layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan pasar domestik melalui peluncuran fitur dan produk yang terlokalisasi.
Upaya ini akan diiringi dengan peningkatan pengalaman pengguna, sehingga setiap investor dapat menikmati proses transaksi yang mulus, aman, dan nyaman, baik melalui platform web maupun aplikasi seluler.
Selain itu, perusahaan akan memperkuat kolaborasi strategis dengan regulator guna memastikan seluruh operasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem industri kripto nasional yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami akan terus menghadirkan inovasi, memperluas kolaborasi, serta menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi ekosistem kripto nasional,” ujar Resna.
Upbit Indonesia juga akan mengintensifkan program literasi kripto dan blockchain yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pemula hingga investor berpengalaman.
“Melalui program literasi yang berkelanjutan, kami ingin membantu masyarakat memahami potensi sekaligus risiko aset kripto, sehingga dapat mengambil keputusan investasi secara lebih bijak,” tambahnya.
Baca juga: Aset Kripto Belum Masuk Kategori Halal, Begini Kata OJK
Sejak beroperasi di Indonesia, Upbit Indonesia mencatat pertumbuhan yang konsisten, baik dari sisi jumlah pengguna maupun volume perdagangan. Dalam delapan tahun terakhir, basis pengguna aktif dan nilai transaksi tahunan terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Menurut data regulator, nilai transaksi aset kripto di Indonesia telah menembus sekitar Rp482,23 triliun sepanjang 2025, sementara jumlah investor terus meningkat dan mencapai jutaan pengguna aktif di seluruh negeri. (*)
Poin Penting Laba Pegadaian 2025 melonjak 42,6% menjadi Rp8,34 triliun, ditopang pertumbuhan aset 47,8% dan… Read More
Poin Penting IMF mensimulasikan kenaikan bertahap PPh 21 karyawan untuk mendukung peningkatan investasi publik dan… Read More
Poin Penting Sudah ada sejumlah pendaftar calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun… Read More
Poin Penting Bank Jambi meningkatkan sistem TI dan pengawasan transaksi sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya memastikan THR ASN, TNI, dan Polri cair awal Ramadan 2026… Read More
Poin Penting IHSG ditutup naik 1,19% ke level 8.310,22 pada perdagangan 18 Februari 2026, dengan… Read More