Headline

Jadi Bank Persepsi, Ini Kata Citi

Jakarta–Citi Indonesia, menjadi salah satu bank persepsi yang ditunjuk Pemerintah untuk menampung dana pengampunan pajak (tax amnesty).

‪Adapun penandatanganan berita acara tersebut dilaksanakan pagi ini (Senin, 18 Juli 2016) di kantor Kementerian Keuangan Republik Indonesia.‬

‪”Kami bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban tugas sebagai bank persepsi yang akan menampung dana pengampunan pajak,” kata CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi pada Infobank di Jakarta, Senin, 18 Juni 2016.

Batara mengatakan, sebagai bank BUKU 3 di Indonesia dengan jaringan di lebih dari 100 negara, Citi siap memberikan nilai tambah kepada klien dan nasabah dalam proses masuknya dana repatriasi serta mengelola dana tersebut melalui produk-produk unggulan yang selama ini telah dipercaya memberikan manfaat optimal bagi nasabah baik di Indonesia maupun internasional.

‪Citi Indonesia adalah bank persepsi sejak 1998. Hingga kini, Citi Indonesia merupakan salah satu dari 10 Bank Persepsi terbesar dari sisi volume.

Melalui Citi E-TAX, pada tahun 2015 Citi berhasil memproses pembayaran pajak dan penerimaan negara lainnya untuk wajib pajak perusahaan maupun individu hingga mencapai Rp.60 triliun.‬

Saat ini, layanan Citi E-TAX telah dipercaya sebagai salah satu bank pertama yang terintegrasi dengan sistem Modul Penerimaan Negara Generasi Kedua (MPN G2).‬ (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

admin

Recent Posts

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

45 mins ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

1 hour ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

2 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

2 hours ago

Banggar DPR Tolak Pemangkasan Subsidi BBM di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More

2 hours ago

Pemerintah Batasi Tiket Pesawat Naik 9-13 Persen, Gelontorkan Subsidi Rp2,6 T

Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More

2 hours ago