Jakarta – PT Bank DBS Indonesia mengumumkan keanggotaannya dalam Asosiasi Ekosistem Mobilitas Listrik (AEML).
Bank DBS Indonesia menjadi bank pertama dan satu-satunya yang bergabung dengan asosiasi yang terdiri dari pemimpin industri rantai pasokan kendaraan listrik (EV) tersebut.
Kemitraan strategis ini menggarisbawahi komitmen Bank DBS Indonesia untuk mendorong pembiayaan berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan pesat sektor kendaraan listrik di Indonesia.
“Keanggotaan kami di AEML merupakan tonggak penting tidak hanya bagi Bank DBS Indonesia namun juga bagi industri EV secara luas,” kata Executive Director Institutional Banking Group PT Bank DBS Indonesia Heru Hatman dalam konferensi pers di Jakarta, 22 Agustus 2024.
Baca juga: PLN Siap Hadirkan 100 Persen Listrik Hijau pada HUT RI Ke-79 di IKN
Lebih jauh dia menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa transisi ke kendaraan listrik merupakan komponen utama dari masa depan yang berkelanjutan, dan pembiayaan memainkan peran integral dalam mewujudkan transisi ini.
“Kami senang dapat berkolaborasi dengan para pemimpin industri untuk mengembangkan solusi pembiayaan yang akan mendorong inovasi, mengatasi tantangan, dan mendukung pertumbuhan sektor EV,” tambahnya.
Pihaknya pun akan melakukan komunikasi secara intens dengan AEML, terutama terkait dengan bentuk kerja sama dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
“Kita akan ngobrol-ngobrol dengan anggota lain, bentuk kerja sama, kan banyak inovasi-inovasi lain. Mungkin dari sisi suplier, spare part, atau lainnya. Intinya kita mau coba berkontribusi positif sebagai anabler eksositem kendaraan listrik,” katanya.
Sementara, AEML menyambut dengan senang bergabungnya Bank DBS Indonesia sebagai anggota, serta mengakui kepemimpinan bank dalam keuangan berkelanjutan dan rekam jejaknya dalam mendukung inisiatif lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Baca juga: Didukung Asosiasi, Penerapan Pelebaran Golongan Tarif Listrik PLN Bakal Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
“Kami sangat senang Bank DBS Indonesia bergabung dengan asosiasi kami. Keahlian mereka dalam pembiayaan dan komitmen terhadap keberlanjutan akan sangat berharga dalam usaha untuk memajukan industri kendaraan listrik,” kata Ketua AEML Dannif Danusaputro.
Diketahui, AEML terdiri dari para pemain utama dari seluruh ekosistem kendaraan listrik, termasuk produsen, pemasok, penyedia energi, dan inovator teknologi. (*)
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More