Asmawi Syam; Revaluasi aset naikkan CAR BRI. (Foto: Dok. Infobank).
Jakarta– Asmawi Syam terpilih menjadi sebagai Komisaris Utama BTN. Hal tersebut sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada hari ini (17/5).
Sepak terjang Asmawi sebelumnya pernah memimpin PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) serta terakhir memimpin Jiwasraya pada Mei 2018.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebelum berlabuh ke Komisaris BTN Asmawi juga sempat mengenyam posisi Kepala Divisi Umum Bank BRI, Kepala Divisi Consumer Banking Bank BRI, dan Direktur Utama Bank BRI (2015).
Berbicara Pendidikan Asmawi merupakan jebolan Sarjana Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Makassar (1979), dan Magister Manajemen dari Universitas Padjadjaran, Bandung (2003).
Dengan keputusan RUPST BTN tersebut, maka jajaran direksi dan komisaris BTN sebagai berikut:
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama: Asmawi Syam*
2. Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam
3. Komisaris Independen: Arie Coerniadi
4. Komisaris Independen: Lucky Fathul Aziz
5. Komisaris Independen: Garuda Wiko
6. Komisaris: Sumiyati
7. Komisaris: Eko Djoeli Heripoerwanto*
8. Komisaris: Iman Sugema
Direksi
1. Direktur Utama: Maryono
2. Direktur: Andi Nirwoto
3. Direktur: Oni Febrianto R
4. Direktur: R Mahelan Prabantarikso
5. Direktur: Nixon L.P Napitupulu
6. Direktur: Budi Satria
7. Direktur: Dasuki Amsir
8. Direktur: Yossi Istanto. (*)
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More