Jakarta – J Trust Bank memproyeksikan pertumbuhan kredit pada tahun 2023 berkisar antara 25% hingga 30% secara tahunan. Guna mencapainya, bank akan mengutamakan tiga segmen utama, yaitu Corporate Banking, Commercial & SME, Business Linkage, dan Consumer.
Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menyampaikan J Trust Bank berupaya memperluas pangsa pasar guna mendapatkan basis nasabah yang besar. Sektor-sektor potensial dibidik untuk meningkatkan pertumbuhan kredit yang berkualitas, dengan tetap mencermati perkembangan pandemi dan kondisi perekonomian.
“Kami optimis, bahwa target kinerja tahun 2023 sesuai Rencana Bisnis Bank (RBB) dapat tercapai,”ungkap Ritsuo Fukadai dalam keterangan resmi yang diterima Infobanknews, Senin 19 Juni 2023.
Dengan strategi serupa, J Trust Bank juga menargetkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sekitar 25 – 30% di tahun 2023.
Sebagai salah satu strategi membuka pasar yang lebih luas, J Trust Bank memberikan apresiasi atas antusiasme para pelaku usaha Taiwan dalam melihat Indonesia sebagai tujuan investasi utama yang prospektif dan berdaya saing di Asia Tenggara.
Ritsuo Fukadai menyatakan J Trust Bank siap mendukung pelaku usaha Taiwan di Indonesia, melalui produk dan layanan keuangan yang memiliki nilai tambah, inovatif, dan berkualitas bagi nasabah dan mitra bisnis.
“Kami siap untuk menjadi mitra perbankan dan mendukung pelaku-pelaku usaha dari Taiwan untuk mencapai tujuan bisnisnya,”ungkap Ritsuo Fukadai dalam sambutannya di acara Taiwanese Customer Gathering, di Cikarang, 15 Juni 2023.
Menutup tahun 2022, J Trust Bank mencatatkan pertumbuhan kredit 95% secara tahunan menjadi Rp19,53 triliun dari Rp10,01 triliun di 2021. Kemudian dari sisi DPK tumbuh 61% atau mencapai Rp25,66 triliun. (*) Dicky F
Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga TEPAT 8 Januari 2026 akhirnya pemerintah melakukan konferensi… Read More
Poin Penting OJK menyetujui pencabutan izin usaha pindar Maucash milik Astra secara sukarela, mengakhiri operasional… Read More
Poin Penting OJK membentuk Direktorat Pengawasan Perbankan Digital yang efektif sejak 1 Januari 2026 untuk… Read More
Poin Penting Infobank melalui birI memperbaiki perhitungan Loan at Risk (LAR) agar sesuai dengan ketentuan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More
Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More