News Update

J Trust Bank Mulai Catatkan Laba di Kuartal I 2020

Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk, (J Trust Bank) mencatatkan laba bersih di kuartal I 2020 sebesar Rp8,8 miliar. Realisasi tersebut tumbuh dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu saat perseroan masih mengalami rugi bersih sebesar Rp165,7 miliar.

Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai mengungkapkan, kinerja positif perseroan salah satunya ditopang oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar Rp85,07 miliar pada 31 Maret 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp29,44 miliar.

Dengan kinerja yang positif tersebut perseroan pun mencatatkan peningkatan total aset menjadi Rp19,50 triliun dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) sebesar 13,11% sehingga perusahaan memiliki ruang yang memadai untuk mengelola bisnis.

Sementara dari sisi penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), juga mengalami pertumbuhan sebesar 14,44% menjadi Rp14,66 triliun per 31 Maret 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,81 triliun. Adapun, rasio likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) J Trust Bank terjaga dengan baik, yakni mencapai 187,92% per 31 Maret 2020 atau naik dari 166,50% per 31 Maret 2019.

Perseroan juga mampu mengelola rasio kredit bermasalah, yakni rasio Non Performing Loan/NPL gross tercatat sebesar 2,63%, turun dari periode sebelumnya 5,60% sedangkan NPL net sebesar 0,89%, turun dari periode sebelumnya sebesar 4,05%.

“Kami akan terus memperkuat fondasi bisnis dalam mendukung rencana ekspansi ke depan. Tidak hanya dengan meningkatkan penyaluran kredit yang lebih selektif dan prudent, tetapi juga fokus mengembangkan bisnis dengan tata kelola yang baik guna mengantisipasi kondisi makro ekonomi yang cukup dinamis,” ujar Ritsuo Fukadai dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 21 April 2020.

Perseroan optimistis pencapaian kinerja positif ini akan berlanjut hingga akhir 2020, melalui berbagai upaya meningkatkan penyaluran kredit yang berkualitas, efisiensi operasional dan peningkatan layanan kepada nasabah. Dari sisi penyaluran kredit, perseroan akan fokus ke segmen komersial dan ritel, baik yang dilakukan secara langsung, maupun melalui unit usaha J Trust Co., Ltd. di bidang pembiayaan.

Optimisme perseroan juga didorong oleh komitmen pemegang saham mayoritas perseroan, yakni J Trust Co., Ltd., sebagai lembaga keuangan terkemuka di Jepang dan tercatat di Tokyo Stock Exchange. Total aset J Trust Co., Ltd. selaku pemegang saham pengendali berjumlah JPY731,268 miliar atau setara dengan Rp107,5 triliun per 31 Desember 2019.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

3 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

3 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

4 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

8 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

16 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

17 hours ago