Perbankan

J Trust Bank Luncurkan Program Tsumugu, Rayakan Satu Windu di Indonesia

Jakarta – Merayakan delapan tahun kehadirannya, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) meluncurkan kampanye loyalty program bertajuk “Tsumugu” dengan periode program 1 April 2023 hingga 31 Maret 2024.

Tsumugu yang diambil dari kata dalam bahasa Jepang sering digunakan untuk menggambarkan proses menarik serat kapas dan memintalnya menjadi benang. Lebih luasnya Tsumugu dapat diartikan sebagai rangkaian proses untuk menciptakan sesuatu yang baik.

“Selaras dengan semangat tersebut, kampanye loyalty program Tsumugu dipersembahkan oleh J Trust Bank merupakan ragam penawaran produk yang memberikan banyak keunggulan dan keuntungan yang dapat dinikmati oleh nasabah setia dan masyarakat Indonesia,” kata Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai, dikutip Rabu, 14 Juni 2023.

Baca juga: BRI Catat Kredit Berkelanjutan Tumbuh Double Digit jadi Rp710,9 T

Pada program Tsumugu, J Trust Bank menawarkan berbagai produk tabungan dan giro yaitu Tabungan J Trust One, Tabungan Tora, Giro JTrust dan Giro Valas JTrust di mana nasabah perorangan atau non-perorangan/bisnis yang membuka salah satu produk di atas pada periode program akan mendapatkan tambahan suku bunga sebesar 0,20%. Dilengkapi dengan fitur mobile dan internet banking yang dapat diandalkan serta dapat digunakan di mesin ATM bank mana pun, dimana pun.

Penawaran menarik lainnya di program Tsumugu adalah KPR J Trust Bank yang memberikan suku bunga istimewa sebesar 2,95% (suku bunga tetap 2 tahun) dengan maksimal tenor pinjaman 30 tahun serta tidak membutuhkan uang muka dengan syarat dan ketentuan berlaku. Selain itu, seluruh keuntungan dari program Tsumugu juga berlaku untuk nasabah yang tergabung dalam Employee Benefit Program dari J Trust Bank yaitu program yang diberikan kepada sekelompok karyawan dalam satu perusahaan sehingga menambah benefit menjadi nasabah J Trust Bank.

Di lain sisi, menutup 2022, J Trust Bank mencatat kinerja positif, yakni laba sebesar Rp86,6 miliar atau tumbuh Rp532 miliar dari rugi bersih Rp445,4 miliar pada akhir 2021. Hal ini merupakan fakta yang sangat baik mengingat kondisi sosial ekonomi paska pandemi Covid-19 yang sangat mempengaruhi kinerja industri perbankan selama 2022. Per akhir 2022 kredit tumbuh sebesar 95% menjadi Rp19,53 triliun dari sebelumnya sebesar Rp10,01 triliun.

Sedangkan pada sisi simpanan melalui instrumen tabungan, giro, dan deposito J Trust Bank menghimpun DPK sebesar Rp25,66 triliun atau tumbuh 61% dari sebelumnya sebesar Rp15,95 triliun pada akhir 2021. Secara berkesinambungan J Trust Bank melakukan kampanye dan marketing program sebagai salah satu perwujudan nilai perseroan yaitu “Customer First” dengan memastikan produk dan layanan yang disediakan memenuhi kebutuhan nasabah lebih dari memberikan suku bunga yang kompetitif.

Baca juga: Bank Raya Terus Dorong Minat Masyarakat Bertransaksi Non Tunai

Kinerja J Trust Bank yang positif dengan kondisi fundamental yang solid tidak terlepas dari dukungan nasabah setia bank ini. Oleh karenanya, dalam rangka merayakan hari ulang tahun J Trust Bank ke-8, J Trust Bank persembahkan program Tsumugu yang memberikan banyak keuntungan dan manfaat.

“Kami sangat bersemangat untuk terus berinovasi dalam menyediakan ragam produk dan layanan berstandar Jepang yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” pungkas Ritsuo. (*) Ari Nugroho

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

28 mins ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

2 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

2 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

3 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

3 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

4 hours ago