Ilustrasi: Pelayanan di J Trust Bank/istimewa
Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) mencatatkan kinerja positif dengan raihan laba bersih senilai Rp86,49 miliar di kuartal II-2024. Angka tersebut susut 4,56% secara tahunan (year on year/yoy).
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, katalis dalam perolehan laba bersih dipicu oleh penyaluran kredit menjadi Rp27,12 triliun dari sebelumnya Rp 21,70 triliun atau tumbuh 24,97 persen YoY (Year-on-Year).
Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai mengatakan, pada Kuartal II tahun 2024 pihaknya merekam dua tonggak sejarah baru yaitu pertama, berupa peningkatan kapasitas pada digital perbankan J Trust Bank.
Baca juga : Telkom Indonesia Cetak Laba Bersih Rp11,76 Triliun di Semester I 2024
“Internet dan mobile banking kami hadir dengan fitur dan tampilan baru yang tentunya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan layanan kepada Nasabah kami,” katanya, dalam keterangn tertulis, dikutip Selasa, 30 Juli 2024.
Lanjutnya, sementara kedua pada bulan April 2024 dengan meluncurkan program simpanan ESG pertama J Trust Bank yaitu TORA Green Savings.
Baca juga : Semester I 2024, Bank Nagari Raup Laba Bersih Rp224,81 Miliar
“Nasabah tidak hanya mendapat ragam keuntungan dari fitur tabungannya namun automatis bergotong royong dalam memperbaiki ekosistem mangrove di pulau Harapan, Kep. Seribu” jelasnya.
J Trust Bank senantiasa berpegang teguh pada prinsip kehati-hatian sehingga membuat rasio NPL (non-performing loan) Bank pada Kuartal II 2024 stabil, dengan NPL gross berada di level 1,20 persen dan NPL net di 0,95 persen dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) J Trust Bank tercatat sebesar 12,86 persen pada Juni 2024.
Sementara itu, pendapatan bunga tercatat Rp 1,48 triliun pada Kuartal II 2024 dari sebelumnya Rp 1,17 triliun pada Kuartal II 2023 atau tumbuh 26,33 persen YoY. (*)
Editor : Galih Pratama
Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More
Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More
Poin Penting Adira Finance dan Danamon memulai Road to IIMS Jakarta 2026 lewat aktivasi CFD… Read More
Poin Penting Tekanan pasar terkonsentrasi pada saham terdampak kebijakan MSCI dan percepatan reformasi OJK, sementara… Read More
Poin Penting Danantara aktif sebagai investor pasar saham Indonesia dan menilai valuasi saham domestik masih… Read More
Poin Penting Allianz mencatat klaim asuransi di Bali mencapai Rp22 miliar sepanjang 2025, didominasi kerusakan… Read More