Perbankan

J Trust Bank Bidik Pertumbuhan Aset 20 Persen pada Akhir 2024

Jakarta – PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) membidik pertumbuhan aset sekitar 20 persen pada akhir 2024. Perseroan optimis bisa mencetak target tersebut lantaran perkembangan positif dari sisi laba, aset hingga kredit.

“Aset kami naik dibandingkan tahun lalu yang tumbuh belasan persen hingga 20 persen. Ini memang lebih tinggi dari rata-rata industri. Kita pertimbangkan dan pertahankan untuk pertumbuhan berikutnya,” kata Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai, saat memberikan bantuan donasi kepada SMK Mitra Industri MM210, dikutip Selasa, 22 Oktober 2024.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, J Trust Bank mencatatkan kinerja positif dengan raihan laba bersih senilai Rp86,49 miliar di kuartal II-2024. Angka tersebut susut 4,56 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Baca juga : J Trust Bank Cetak Laba Bersih Rp86,49 Miliar di Kuartal II-2024, Ini Pemicunya

Katalis dalam perolehan laba bersih dipicu oleh penyaluran kredit menjadi Rp27,12 triliun dari sebelumnya Rp 21,70 triliun atau tumbuh 24,97 persen YoY (Year-on-Year).

Adapun, total aset dari J Trust Bank tercatat mencapai Rp41,34 triliun pada Agustus 2024 atau naik 12,49 persen (yoy) dibanding tahun lalu di Rp36,75 triliun. 

Jurus Jitu Himpun DPK

PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) sendiri terus berupaya menggenjot dana murah atau current account saving account/CASA terhadap penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

Sejumlah jurus jitu pun dilakukan J Trust Bank dalam meningkatkan komposisi CASA terhadap total penghimpunan DPK. 

Mulai dari bekerja sama dengan Persija melalui peluncuran program tabungan beserta kartu debit co-branding bertajuk “TORA PERSIJA”.

Baca juga : Begini Jurus J Trust Bank Genjot Porsi Dana Murah

Teranyar, melakukan sosialiasi kepada sekolah-sekolah antara lain ke SMK Mitra Industri MM2100. 

“Banyak sekali wali murid yang sudah tahu J Trust itu apa. Jadi mereka akan lebih tahundan mungkin kita bisa juga mendapatkan DPK penempatan dana,” jelasnya.

Diketahui, hingga semester I 2024, bank bersandi saham BCIC ini menghimpun DPK Rp34,36 triliun, tumbuh17,53 persen secara tahunan (year on year/yoy). 

Dari jumlah tersebut, komposisi dana murah masih sebesar 15,28 persen atau sebesar Rp5,25 triliun per akhir Juni 2024.

Dukung Pendidikan Indonesia

Fukadai menyampaikan, pendidikan vokasi menempati posisi yang sangat penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) guna mendukung para pelaku usaha. 

“Oleh karena J Trust Bank memberikan apresiasi yang tinggi melalui dukungan kepada SMK Mitra Industri MM2100 dalam upayanya mencetak lulusan yang berkualitas dan menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri,” bebernya.

Pada kesempatan ini, J Trust Bank memberikan apresiasi berupa penempatan kerja di J Trust Bank dan hadiah deposito kepada tiga lulusan terbaik dari kelas XII angkatan 2024/2025. 

Selain itu, J Trust Bank juga memberikan bantuan dana pendidikan bulanan kepada enam siswa dari kelas X dan kelas XI selama 12 bulan. 

Untuk menambah kenyamanan proses pembelajaran, J Trust Bank merenovasi satu ruang kelas serta menambahkan satu unit pendingin ruangan (AC) juga akan diadakan kelas literasi keuangan sebanyak enam sesi untuk siswa dan tim pengajar dari SMK Mitra Industri MM 2100. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

12 hours ago

Banyak Orang Indonesia Gagal Menabung karena Pola Keuangan Salah, Ini Solusinya

Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More

12 hours ago

Berikut 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More

12 hours ago

IHSG Sepekan Melemah Hampir 6 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.678 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More

12 hours ago

LPS Bayarkan Rp14,19 Miliar Dana Nasabah BPR Koperindo

Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More

12 hours ago

YLKI Yakin Satgas Ramadan Pertamina Mampu Jaga Pasokan BBM dan LPG saat Mudik Lebaran 2026

Poin Penting YLKI menilai pembentukan Satgas Ramadan dan Idulfitri oleh Pertamina sebagai langkah positif untuk… Read More

12 hours ago