Tambang emas terbesar di Indonesia ini berlokasi di Mimika, Papua Tengah, dan dikelola oleh PT Freeport Indonesia. (Foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Freeport-McMoRan (FCX), perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS), resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) di Grasberg, Papua Tengah untuk jangka waktu seumur cadangan (life of resource).
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat.
MoU sendiri diteken oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dan President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk dan President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas, disaksikan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Intip Deretan Tambang Emas Raksasa di Indonesia, Ada yang Beroperasi hingga 2041
Rosan menyampaikan, perpanjangan IUPK tersebut berlaku selama 2041-2061, dengan nilai investasi mencapai USD20 miliar untuk 20 tahun ke depan.
“Kami mewakili atas mandat yang diberikan kepada kami sehingga pihak Freeport bisa meningkatkan investasinya kurang lebih dalam 20 tahun ke depan nilainya itu 20 miliar dolar AS. Dan ini juga akan memberikan dampak yang positif, baik dari segi penerimaan pajak dan yang lain-lainnya,” ujar Rosan saat konferensi pers secara daring di Washington D.C, AS, Jumat, 20 Februari 2026.
Baca juga: Rosan Klaim Tambahan 12 Persen Saham Freeport untuk RI Tanpa Biaya
Ia memastikan, kesepakatan tersebut akan segera ditindaklanjuti lebih lanjut agar bisa difinalisasi menjadi perjanjian definitif dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kathleen Quirk menyampaikan apresiasi atas kemitraan jangka panjang yang terjalin dengan pemerintah Indonesia.
Mereka menegaskan, perpanjangan izin tambang akan memberikan peluang untuk terus membangun nilai substansial bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Operasi Grasberg telah memberikan manfaat yang substansial bagi semua pemangku kepentingan selama sejarah enam dekadenya, dan perpanjangan ini akan memberikan peluang untuk terus membangun nilai substansial bagi semua pemangku kepentingan di salah satu endapan tembaga dan emas paling signifikan di dunia,” ungkap Kathleen. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting SeaBank mencatat laba bersih Rp678,4 miliar di 2025, tumbuh 79 persen yoy, melanjutkan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian (Antam, Galeri24, UBS) kompak naik pada 2 April 2026,… Read More
Acara ini merupakan bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional 2026 dan wujud komitmen Generali Indonesia… Read More
Jakarta - Pada pembukaan perdagangan hari ini (2/4) pukul 09.06 WIB Indeks Harga Saham Gabungan… Read More
Poin Penting IHSG masih rawan koreksi ke area 6.745–6.849, namun skenario terbaik berpotensi menguat ke… Read More
Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More