News Update

Izin Diperpanjang hingga 2061, Freeport Tambah Investasi USD20 Miliar

Poin Penting

  • Pemerintah dan Freeport-McMoRan teken MoU perpanjangan IUPK Grasberg 2041–2061 (life of resource), disaksikan Prabowo Subianto di Washington DC
  • Komitmen investasi mencapai USD20 miliar untuk 20 tahun ke depan
  • Perpanjangan izin diyakini memperkuat kemitraan dan kontribusi ekonomi bagi Indonesia.

Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Freeport-McMoRan (FCX), perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS), resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) di Grasberg, Papua Tengah untuk jangka waktu seumur cadangan (life of resource).

Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan di Gedung U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat. 

MoU sendiri diteken oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dan President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk dan President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas, disaksikan Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Intip Deretan Tambang Emas Raksasa di Indonesia, Ada yang Beroperasi hingga 2041

Rosan menyampaikan, perpanjangan IUPK tersebut berlaku selama 2041-2061, dengan nilai investasi mencapai USD20 miliar untuk 20 tahun ke depan.

“Kami mewakili atas mandat yang diberikan kepada kami sehingga pihak Freeport bisa meningkatkan investasinya kurang lebih dalam 20 tahun ke depan nilainya itu 20 miliar dolar AS. Dan ini juga akan memberikan dampak yang positif, baik dari segi penerimaan pajak dan yang lain-lainnya,” ujar Rosan saat konferensi pers secara daring di Washington D.C, AS, Jumat, 20 Februari 2026.

Baca juga: Rosan Klaim Tambahan 12 Persen Saham Freeport untuk RI Tanpa Biaya

Ia memastikan, kesepakatan tersebut akan segera ditindaklanjuti lebih lanjut agar bisa difinalisasi menjadi perjanjian definitif dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kathleen Quirk menyampaikan apresiasi atas kemitraan jangka panjang yang terjalin dengan pemerintah Indonesia. 

Mereka menegaskan, perpanjangan izin tambang akan memberikan peluang untuk terus membangun nilai substansial bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Operasi Grasberg telah memberikan manfaat yang substansial bagi semua pemangku kepentingan selama sejarah enam dekadenya, dan perpanjangan ini akan memberikan peluang untuk terus membangun nilai substansial bagi semua pemangku kepentingan di salah satu endapan tembaga dan emas paling signifikan di dunia,” ungkap Kathleen. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

8 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

9 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

9 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

10 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

10 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

11 hours ago