News Update

Izin BPOM Terhadap Vaksin Sinovac dorong Penguatan Rupiah

Jakarta – Nilai tukar rupiah pada hari ini (12/1) dibuka pada posisi Rp14.120/US$, level tersebut menguat 5 poin atau 0,04% bila dibandingkan dengan perdagangan kemarin (11/1) di Rp14.125/US$.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra menilai, sentimen positif datang dari izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap vaksin Sinovac di Indonesia.

“Kabar baik dari persetujuan BPOM terhadap penggunaan vaksin sinovac di tanah air. Dengan persetujuan ini, vaksinasi bisa segera dimulai dan pada akhirnya bisa membantu mengendalikan pandemi,” kata Ariston di Jakarta, Selasa 12 Januari 2021.

BPOM juga mencatatkan efikasi vaksin Sinovac berada pada level 65,3%. Dimana sesuai persyaratan WHO, efikasi untuk vaksin covid minimal sebesar 50%. Angka efikasi 65,3% ini juga menunjukkan harapan bahwa vaksin Sinovac mampu menurunkan kejadian infeksi covid-19 hingga 65,3%.

Ariston menambahkan, pada pagi ini tingkat imbal hasil obiligasi AS tenor 10 tahun masih menaik. Di perdagangan kemarin, yield tersebut kembali mencetak level tertinggi baru di 2021 di kisaran 1.15%. Hari sebelumnya ditutup di kisaran 1.12%.

“Kenaikan imbal hasil obligasi ini masih bisa menjadi pemicu pelemahan nilai tukar lainnya terhadap dollar AS termasuk rupiah hari ini,” tambah Ariston.

Ariston memandang pergerakan nilai tukar rupiah hari ini berada pada kisaran Rp14.050/US$ hingga Rp14.200/US$. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

27 mins ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

2 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

2 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

3 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

3 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

4 hours ago