Ilustrasi: Kantor Bank Danamon. (Foto: istimewa)
Jakarta – Saham PT Bank Danamon Tbk (Danamon) hari ini melambung tinggi hari ini, Kamis, 9 November 2017. Berdasarkan data penutupan perdagangan bursa, hingga pukul 16:00, saham Danamon tercatat naik Rp875 atau 18,04 persen ke Rp5.725 dari sebelumnya Rp4.850.
Saham Bank berkode emiten BDMN ini ditransaksikan investor sebanyak 5.083 kali transaksi dengan volume 303.797 lembar saham senilai Rp168,56 miliar.
Kenaikan ini disinyalir karena merebaknya kabar rencana Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ yang berniat membeli sekitar 40% saham Bank Danamon.
Analis saham analis Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengungkapkan isu akuisisi sangat mempengaruhi gerak naiknya saham, khususnya saham bank. Ia menilai pasar biasanya sangat cepat merespon kabar yang berembus di media.
Sehingga bukan tidak mungkin, kenaikan saham Bank Danamon hari ini karena faktor tersebut.
“Apalagi kabar pencaplokan bank di Indonesia. Kalau ada investor asing mau ambil, tentu nilai book value-nya bisa 2-2,5 kali,” jelas Hans Kwee kepada Infobank, Kamis, 9 November 2017.
Lebih lanjut kata dia, jika kabar ini benar adanya tentu saham Danamon bisa naik hingga beberapa hari ke depan. Namun jika tidak benar, potensi pasar melakukan aksi profit taking sangat besar, dan membuat harga saham Bank Danamon bisa kembali turun. “Jadi tergantung kebenaran kabar itu,” jelasnya.
Seperti diketahui, kabar terakhir, mengutip laporan berita Nikkei, Mitsubishi UFJ Financial Group kabarnya tengah melakukan negosiasi dengan pemegang saham Danamon dan bahkan telah menyiapkan dana investasi awal sekitar 200 miliar yen atau USD1,76 miliar.
Meskipun kepemilikan asing terhadap bank-bank di Indonesia dibatasi sebesar 40 persen, pembatasan ini dapat di rileksasi bagi investor yang memenuhi persyaratan tertentu, seperti berjanji untuk berkontribusi pada ekonomi lokal. (*)
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More