Ekonomi dan Bisnis

ISEI Terus Perkuat Peran Dukung Perekonomian di Masa Pemulihan

Jakarta – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) perlu terus memperkuat perannya dalam berkontribusi nyata pada perekonomian nasional, dunia akademis, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di masa pemulihan ekonomi saat ini. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum ISEI, yang juga Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Menurut Perry, setidaknya ada 4 (empat) aspek utama yang perlu dilakukan oleh para pengurus ISEI di seluruh Indonesia. Empat aspek utama tersebut, yaitu pertama, terus memperkuat sinergi ISEI untuk memberikan kontribusi bagi pemulihan ekonomi.

Kedua, mendorong inovasi dan kontribusi untuk mempercepat implementasi kebijakan reformasi struktural dalam mencapai Indonesia maju di tahun 2045, antara lain melalui hilirisasi sumber daya alam ke sektor manufaktur untuk mengatasi kesenjangan ekonomi daerah.

Ketiga, memberikan kontribusi dan berperan dalam digitalisasi di berbagai aspek terutama ekonomi dan keuangan digital serta Pendidikan. Keempat, mengoptimalkan pelaksanaan program pemberdayaan (empowerment) pengurus ISEI di pusat dan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum ISEI juga melantik 3 pengurus cabang ISEI, yaitu Bengkulu, Banyuwangi, dan Sangihe, yang diisi dari kalangan akademisi, bisnis (pelaku dunia usaha) dan pemerintahan (government). Lebih lanjut, Perry Warjiyo juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus pusat dan pengurus cabang yang terus memperkuat peran ISEI untuk semakin berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional dan juga bagi dunia akademis.

Dalam 3 (tiga) tahun terakhir, ISEI telah melakukan transformasi mulai dari perubahan AD/ART, termasuk penguatan kepengurusan ISEI di 47 cabang, dan pelaksanaan kajian publik sebagai bagian dari kontribusi ISEI dalam memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. (*)

Evan Yulian

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

8 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

9 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

12 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

13 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

13 hours ago