Jakarta – Ketua Umum ISEI, Perry Warjiyo, melantik jajaran pengurus ISEI Cabang Malang periode 2020-2023. Kepengurusan ISEI Malang di bawah kepemimpinan Dr. rer. pol. Wildan Syafitri SE, ME, tersebut diharapkan mampu menjadikan ISEI Malang berkontribusi pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam sambutannya, Ketua Umum ISEI menyampaikan beberapa perubahan yang terjadi di dunia, mulai dari ekonomi global yang melemah hingga digitalisasi yang semakin tumbuh. Menghadapi kondisi tersebut, ISEI diharapkan mampu mencari solusi bagi perekonomian Indonesia untuk dapat bertahan dan tumbuh. Upaya mencari sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru menjadi kunci.
Untuk itu, anggota ISEI tidak bisa hanya duduk di meja, namun juga harus turun langsung membangun sinergi dengan dunia usaha dan para pengambil keputusan di pusat maupun daerah. ISEI bisa menyumbangkan pemikiran akademis mereka, membumikan bersama dunia usaha, dan menjalankan bersama para pengambil keputusan.
Peluang ekonomi di wilayah Malang ini sangat luas, mulai dari pengembangan pesantren, produk syariah, UMKM, hingga ekonomi digital. Malang juga dikenal sebagai kota pendidikan dengan banyaknya kampus. Harapannya adalah lahirnya usaha-usaha rintisan dari para mahasiswa yang ada. Berbagai usaha rintisan tersebut dapat menjadi pendorong bagi ekonomi, UMKM, syariah, dan tentunya ekonomi digital. (*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More