News Update

ISEF Jadi Momentum Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah di RI

Jakarta – Pemerintah terus bersinergi untuk mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Hal itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 yang diselenggarakan secara virtual pada 7 Agustus hingga 31 Oktober 2020.

Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma’ruf Amin menyatakan penyelenggaran ISEF merupakan salah satu upaya untuk mendorong ekonomi dan keuangan syariah agar menjadi arus utama kebijakan nasional dan internasional. Ma’ruf juga menambahkan penyelenggaraan ISEF dapat menjadikan Indonesia sebagai referensi dunia dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

“Dengan adanya ISEF saya meyakini kita bisa mengintegrasikan dan merealisasikan pemikiran ekonomi keuangan syariah sebagai bentuk insiatif nyata yang berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi nasional dan global, ujar Ma’ruf Amin dalam sambutannya di acara Kick off 7th ISEF 2020 yang berlangsung secara virtual, 7 Juli 2020.

Lebih lanjut Ma’ruf Amin juga mengatakan penyelenggaran ISEF dapat mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang selaras prinsip syariah dan nilai-nilai lokal Indonesia. “ISEF dapat menjadi momentum akselerasi bagi semua pihak untuk memperluas kerjasama internasional dan menjadikan Indonesia sebagai pusat halal value chain dunia melalui penguatan outlet pasar global untuk produk-produk halal dunia,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan sejak pertama kali diselenggarakan pada 2014 lalu ISEF telah berevolusi menjadi even internasional. Selain berbagai acara internaisonal, muslim fashion show dan bisnis basic, juga akan diadakan silahturahmi nasional yang melibatkan pondok pesatren dari seluruh Indonesia.

“Kita tingkatkan rangkaian acara program ekonomi keuangan syariah dengan sinergi dan kolaborasi dari oara mitra strategis nasional mauoun internasional,” tambah Perry.

Pada ISEF 2020, akan diselenggarakan tidak kurang dari 22 pertemuan virtual, 15 bisnis coatching dan matching, 500 eksebisi, 10 showcase mitra strategis dan 7 kompetisi nasional. (*) Dicky F Maulana

Suheriadi

Recent Posts

Tandatangani Kerja Sama, Pemkab Serang Resmi Pindahkan RKUD ke Bank Banten

Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More

3 hours ago

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

4 hours ago

BTN Salurkan KUR Rp2,72 Triliun hingga Maret 2026, Perkuat Beyond Mortgage

Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More

5 hours ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

5 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

5 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

5 hours ago