Sistem Iron Dome Israel mencegat rudal balistik yang ditembakkan Iran, seperti yang terlihat dari Ashkelon, Israel, 1 Oktober 2024.
Jakarta – Kementerian Pertahanan Israel mengalokasikan dana sebesar USD530 juta atau setara Rp8,35 triliun untuk mempercepat proyek pengembangan sistem pertahanan udara laser yang disebut ‘Iron Beam’.
“Kementerian Pertahanan menandatangani kesepakatan besar senilai sekitar 2 miliar shekel untuk pengadaan sistem intersepsi laser Iron Beam,” kata sebuah pernyataan seperti dinukil VOA Indonesia, Selasa, 29 Oktober 2024.
Sistem Iron Beam sendiri dirancang untuk meningkatkan intersepsi pesawat nirawak atau drone dan proyektil lainnya, yang ditembakkan oleh Hizbullah di Lebanon ke Israel sejak dimulainya perang di Gaza untuk mendukung Hamas.
Iron Beam akan melengkapi kapasitas pertahanan udara lainnya seperti Iron Dome. Di mana, sistem pertahanan tersebut saat ini tidak mampu mencegat semua proyektil yang diluncurkan oleh kelompok bersenjata Lebanon sehingga mengakibatkan jatuhnya korban sipil dan militer.
Baca juga : Usai Pangkalan Militer Diserang, Iran Bakal Serang Balik Israel
Kementerian Pertahanan Israel sendiri akan bekerja sama dengan perusahaan pertahanan Rafael dan Elbit. Direktur Jenderal Kementerian Eyal Zamir dalam pernyataannya mengatakan ia berharap sistem baru tersebut akan masuk ke layanan operasional dalam waktu satu tahun.
Rafael Advanced Defense Systems adalah divisi penelitian dan pengembangan pertahanan nasional Israel. Perusahaan pertahanan Elbit menyatakan dalam pernyataan terpisah bahwa kementerian telah memberinya kontrak senilai sekitar USD200 juta khusus untuk mengembangkan Iron Beam.
Pada September 2024, Israel mengumumkan telah menerima paket bantuan militer baru dari Amerika Serikat senilai USD8,7 miliar, pada saat mereka berperang melawan Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.
Israel menyatakan, dana bantuan USD5,2 miliar tersebut ditujukan untuk sistem pertahanan udara, termasuk mendukung pengembangan berkelanjutan sistem pertahanan laser berdaya tinggi yang saat ini berada pada tahap akhir pengembangan.
Baca juga : Lebanon Berhasil Bobol Iron Dome, 4 Tentara Israel Tewas
Setelah uji coba pada 2021, Kementerian Pertahanan menerbitkan video yang menunjukkan sistem laser pada pesawat kecil menembakkan sinar energi ke sebuah drone, yang tampak membakar sebuah lubang dan menghancurkannya.
Pertahanan udara Israel saat ini dilengkapi dengan perisai berlapis-lapis yang membantu mencegat sekitar 200 rudal yang diluncurkan oleh Iran pada 1 Oktober.
Iron Dome memberikan perlindungan jarak pendek terhadap rudal dan roket, termasuk proyektil yang ditembakkan dari Gaza dan Lebanon. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More