News Update

IPO Sinarmas MSIG Life Sebesar 40% dari Modal Disetor

Jakarta – PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk telah melaksanakan Due Diligence Meeting dan Paparan Publik (Public Expose) dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO).

Dalam aksi korporasi ini, PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai penjamin
pelaksana emisi. PT Sinar Mas Multiartha Tbk selaku pemegang saham Perseroan, akan menawarkan saham yang dimilikinya sebanyak-banyaknya sebesar 420.000.000 (empat ratus dua puluh juta) saham kepada publik.

Jumlah tersebut setara dengan 40% (empat puluh persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO.

Menurut Hamid Hamzah, Presiden Direktur PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. dalam keterangan pers usai acara Due Diligence Meeting dan Public Expose, bahwa tidak terdapat penggunaan dana dalam IPO ini dikarenakan tidak adanya penerbitan saham baru, melainkan divestasi pemegang saham lama milik PT
Sinar Mas Multiartha Tbk.

Masa Penawaran Umum Perdana Saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk rencananya akan dilakukan pada 1-3 Juli 2019. Adapun penawaran awal dimulai pada 20-21 Juni 2019.

Saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk bernominal Rp100 per saham itu
direncanakan akan dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 09 Juli 2019. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan akan menerbitkan pernyataan efektif untuk IPO ini pada 28 Juni 2019.

Pada 2018, premi bersih Perseroan tercatat sebesar Rp4,35 triliun, naik dari Rp3,79 triliun pada 2017. Sementara total pendapatan mencapai Rp5,09 triliun. Dari pendapatan tersebut, Perseroan membukukan laba Rp342,536 miliar pada 2018.

Untuk tahun 2019, premi bersih Perseroan ditargetkan mencapai Rp6,287 triliun. “Ke depan, premi bersih Perseroan diperkirakan terus naik masing-masing menjadi Rp6,342 triliun dan Rp7,229 triliun pada 2020 dan 2021,” katanya. (*)

Apriyani

Recent Posts

Aditya Jayaantara Pejabat OJK yang Tidak Jadi Mundur, tapi Dimutasi

Poin Penting Isu pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencuat, namun Aditya Jayaantara dipastikan… Read More

19 mins ago

Purbaya Soroti NPL KUR 10 Persen, Kaji Pengambilalihan PNM untuk Efisiensi UMKM

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soroti NPL KUR 10% dan pertimbangkan pengambilalihan PNM dari… Read More

25 mins ago

44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,26 Persen ke Posisi 8.374

Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More

2 hours ago

Utang Luar Negeri Perbankan Turun Tipis ke USD31,75 Miliar pada Desember 2025

Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More

2 hours ago

BGN Buka-bukaan soal Anggaran MBG, Ini Rincian per Porsi

Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More

2 hours ago