Categories: Market Update

IPO, Anabatic Resmi Melantai di Bursa

Perseroan menjadi emiten ke sepuluh atau 515 yang melantai di bursa tahun ini. Dwitya Putra

Jakarta–PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 20% saham ke publik, atau setara 375 juta lembar saham seharga Rp700 per lembar lewat penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Pada debut perdananya, Rabu, 8 Juli 2015, saham perseroan dibuka diharga Rp770 per saham atau naik sebanyak Rp70. Saham perseroan sempat berada pada level terendah pada Rp740 per saham dan tertinggi pada Rp825 per saham.

Hasil dari IPO, rencananya sebesar 50% akan digunakan untuk mengembangkan bisnis perseroan dan entitas anak, sebesar 30% untuk melunasi utang, sedangkan sisanya 20% akan digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.

Sebagai informasi, Anabatic Technologies berdiri pada 2002 telah berkembang pesat dan telah meluaskan usahanya ke mancanegara seperti Singapura, Malaysia, India, dan Filipina.

Total aset Anabatic Technologies sebesar Rp1,974 triliun di 2014. Penjualan perseeroan tahun lalu mencapai Rp2,57 triliun, dan laba komprehensif yang diraih mencapai Rp81,85 miliar. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

26 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago