News Update

IPMI: Elia Manik Bisa Bawa Pertamina ke Kelas Dunia

Jakarta–Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menetapkan Elia Massa Manik sebagai direktur utama PT Pertamina (Persero).

Pria ini memiliki pengalaman di bidang minyak dan gas (migas) saat menjabat sebagai Direktur Utama PT Elnusa, serta memiliki rekam jejak yang baik dalam memperbaiki berbagai korporasi.

Direktur Eksekutif & CEO IPMI International Business School Jimmy Gani menilai Massa Manik dapat membawa Pertamina menjadi pemain kelas dunia, sekelas dengan Shell dan Chevron.

“Pak Massa dikenal spesialis dalam turn around perusahaan dan terbukti sukses di Elnusa dan PTPN. Visi dia dalam kepemimpinan adalah knowledge (pengetahuan), speed (kecepatan), dan courage (keberanian),” ujar Jimmy di Kampus IPMI, Jakarta, Kamis, 16 Maret 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Dwitya Putra

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

2 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

40 mins ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

1 hour ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

1 hour ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

2 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago