Jakarta – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) kedatangan tamu khusus dari pabrikan kendaraan asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company untuk melihat berbagai fasilitas yang dimiliki oleh IPCC dan kemungkinan adanya penjajakan kerjasama dalam pengiriman kendaraan yang diproduksi oleh Hyundai untuk ekspor.
Tentunya hal ini merupakan hal yang positif bagi IPCC dalam menambah pangsa pasar dari para automaker.
IPCC pun menyambut dengan serius untuk mempersiapkan Car Terminal sebagai
tempat yang dapat melayani produk CBU dari Hyundai.
Adapun pada hari Selasa, 11 Februari 2020 bertempat di kantor IPCC telah dilakukan pembahasan oleh Direktur Operasi dan Teknik IPCC, Bunyamin Sukur, bersama Senior Manager Hyundai Glovis Mr Sookwang Kim dan Mr Lee Seungok untuk fokus membahas kesiapan IPCC dalam melayani secara penuh rencana ekspor kendaraan Hyundai melalui Car Terminal IPCC.
Hasil pertemuan dimaksud disepakati dengan tindak lanjut kontrak kerjasama dalam waktu dekat untuk persiapan kegiatan ekspor kendaraan Hyundai
dari Indonesia ke Asia dan Eropa melalui Car Terminal IPCC yang perkiraan akan
dimulai pada tahun 2021.
Meski belum sampai pada tahapan jumlah unit yang akan dilakukan ekspor, baik perdana maupun target selanjutnya, namun dari pihak Hyundai sangat mengapresiasi kesiapan prosedur dan fasilitas yang dimiliki oleh IPCC.
“Nantinya adanya tambahan ekspor dari kendaraan Hyundai ke wilayah Asia merupakan kepercayaan yang diberikan oleh pabrikan kendaraan kepada kami. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan, yaitu menjadi pengelola terminal kendaraan kelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan. Selain itu, juga memberikan dampak positif bagi IPCC,” kata Bunyamin di Jakarta, Jumat, 14 Febuari 2020.
Berbicara mengenai pabrikan asal Korea Selatan ini, sebagai info HYUNDAI
menapakkan rodanya di Indonesia lewat agen tunggal pemegang mereknya, PT
Citra Mobil Nasional (CMN).
Mobil Hyundai pertama yang pertama kali diluncurkan adalah Elantra pada tahun 1995 yang merupakan mobil Korea pertama yang dipasarkan di Indonesia hasil rakitan pabrik Hyundai di Bekasi Barat. Sejak awal Hyundai Indonesia sudah mempunyai pabrik assembling dengan kapasitas produksi per tahun 10.000 unit untuk masa kerja satu shift. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More