Ilustrasi - Growin' Mandiri Sekuritas. (Foto: Dok. Mandiri Sekuritas)
Poin Penting
Jakarta – PT Mandiri Sekuritas melalui digital trading-nya, Growin’, berhasil mencatat 1 juta investor individu atau Single Investor Identification (SID) hingga akhir Oktober 2025.
Pencapaian signifikan tersebut juga didorong oleh Growin’ on Livin’ yang menjadi strategi utama Mandiri Sekuritas dalam akuisisi nasabah retail melalui ekosistem Bank Mandiri.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, mengatakan capaian tersebut mencerminkan kepercayaan tinggi nasabah terhadap layanan Mandiri Sekuritas.
“Kami akan terus berkomitmen untuk melakukan inovasi produk dan layanan nasabah yang memudahkan investasi di pasar modal. Growin’ akan terus kami kembangkan sebagai growth engine Mandiri Sekuritas dengan potensi pertumbuhan yang besar di masa depan,” ujar Oki dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 7 November 2025.
Baca juga: Mandiri Sekuritas Luncurkan Aplikasi Growin’, Apa Keunggulannya?
Adapun, sejak diluncurkan pada awal tahun lalu, Growin’ menjadi wajah baru digital trading platform Mandiri Sekuritas yang manawarkan layanan lengkap, mulai dari saham, reksa dana hingga obligasi, dengan sistem yang aman dan nyaman.
Melalui sinergi dengan Mandiri Group, Mandiri Sekuritas berkomitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan pasar modal guna mendukung masa depan keuangan masyarakat yang lebih mapan.
Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mencatat pertumbuhan pesat jumlah investor hingga akhir Oktober 2025. Total investor pasar modal mencapai 19.154.487 SID, dengan tambahan 4,28 juta investor baru sepanjang 2025, meningkat 58,4 persen dibandingkan penambahan 2,7 juta investor baru pada 2024.
Baca juga: Mandiri Sekuritas Jadi Mitra Distribusi ORI028, Segini Imbal Hasilnya
Adapun jumlah investor saham mencapai 8,08 juta SID, tumbuh 51,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More
Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More
Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More
Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More
Poin Penting PINTAR BI periode kedua untuk wilayah Jawa dibuka 24 Februari 2026 pukul 08.00… Read More
Poin Penting BI mengimbau penurunan suku bunga kredit, direspons PT Bank Central Asia Tbk (BCA)… Read More