Terkonsolidasinya data SID setelah diterapkannya S-INVEST diakui Friderica mampu meningkatkan jumlah investor pasar modal hingga 2 kali lipat.
“Sebelum ada S-INVEST, jumlah investor yang tercatat di KSEI berkisar antara 400-500 ribu, kemudian melonjak menjadi 800 ribu pada Agustus tahun lalu. Bagi KSEI, adanya konsolidasi SID sejak tahun lalu memberikan kemudahan dari segi pengawasan dan pembentukan data investor sebagai acuan bagi pengembangan pasar,” ungkap Friderica
Friderica menambahkan bahwa saat ini pemilik SID masih didominasi oleh investor pemilik saham, obligasi atau Efek bersifat utang lainnya yang mencapai 580.685 SID. Sementara itu, sebanyak 523.309 SID merupakan investor Reksa Dana.
Secara keseluruhan, jumlah investor di pasar modal telah meningkat 12 persen dari 894.116 di tahun 2016 menjadi 1.000.289 per 7 Juni 2017. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Perusahaan didorong merombak arsitektur data center agar lebih cepat, simpel, fleksibel, efisien, aman,… Read More
Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More
Poin Penting Saham BBTN menguat 3,27 persen ke Rp1.265, menjadi bank BUMN dengan kenaikan year… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More
Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More
Poin Penting Pemerintah dan Komisi XI DPR RI sepakat membentuk panja untuk membahas revisi UU… Read More