Market Update

Investor Pasar Modal RI Masih Didominasi Milenial dan Gen Z, Ini Datanya

Poin Penting

  • OJK mencatat 54,20 persen investor pasar modal per September 2025 berasal dari kelompok usia di bawah 30 tahun, menunjukkan dominasi milenial dan Gen Z.
  • Meski jumlahnya kecil (2,92 persen), investor usia di atas 60 tahun menguasai aset terbesar Rp1.215,89 triliun
  • KSEI mencatat total 19,32 juta investor per 7 November 2025, tumbuh 29,91 persen yoy, dengan penambahan 4,20 juta investor baru yang sudah melampaui target tahunan.

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat investor pasar modal per September 2025 masih didominasi oleh kelompok usia di bawah 30 tahun atau sebanyak 54,20 persen.

Sedangkan investor kelompok usia 31-40 tahun mengambil porsi 24,85 persen dan sisanya investor berusia 41-50 tahun sebanyak 12,31 persen.

Deputi Komisioner Pengawas Pengelolaan Investasi Pasar Modal dan Lembaga Efek OJK, Eddy Manindo Harahap, menyampaikan investor dari kelompok milenial dan Gen Z tersebut masih akan terus mengalami peningkatan.

“Karena anak-anak muda di bawah 30 tahun ini ke depan pasti akan mengalami peningkatan penghasilan dan pendapatan,” ucap Eddy dalam Capital Market Workshop dikutip, 17 November 2025.

Baca juga: KISI Bidik 50 Ribu Investor Baru di 2026, Begini Strateginya

Di samping itu, nilai aset dari kelompok investor muda tersebut juga telah menembus Rp70,81 triliun. Capaian ini membuat investor muda masih berpotensi untuk mendorong kenaikan aset investasi di pasar modal.

Meski demikian, nilai aset kelompok muda itu masih lebih kecil dibandingkan kelompok lainnya, seperti investor usia 31-40 tahun, nilai asetnya Rp293,89 triliun. Selanjutnya, ada kelompok investor usia 41-50 tahun yang menguasai aset senilai Rp249,43 triliun.

Sedangkan, kelompok investor yang paling besar menguasai aset pasar modal adalah kelompok usia lebih dari 60 tahun senilai Rp1.215,89 triliun, tetapi jumlah investornya lebih kecil dari kelompok lainnya, yakni hanya 2,92 persen. 

Baca juga: Perusahaan Sekuritas di Tengah “Badai” Siber, Ketika Kerapuhan Mengancam “Kuda-Kuda” Pasar Modal

Sementara itu, untuk kelompok usia investor 51-60 tahun menguasai aset pasar modal senilai Rp362,11 triliun, tetapi porsi investornya hanya sebesar 5,72 persen.

Adapun, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor pasar modal per 7 November 2025 mencapai 19.320.025, tumbuh signifikan 29,91 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 14.871.639.

Tidak hanya itu, jumlah investor sepanjang November 2025 ini tercatat sebanyak 4,20 juta investor baru. Angka tersebut telah melampaui target tahunan yang ditetapkan sebanyak 2 juta investor. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

6 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

6 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

8 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

8 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

8 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

9 hours ago