Laba Bersih Bank Muamalat Tumbuh 35,3 Persen
Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku akan berhati-hati dalam memantau kondisi permodalan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Muamalat), sebab pengembangan bank syariah pertama milik Indonesia ini perlu ditangani dengan serius.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana pun berharap, para investor baru yang akan menyuntikkan modal ke Muamalat dapat dengan serius membenahi permasalahan dalam bank tersebut.
“Muamalat kita perlu hati-hati, supaya bank ini punya permodalan yang kuat dan caranya pun harus kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan,” kata Heru di Jakarta, Rabu 19 Desember 2018.
Heru menyebutkan, hingga saat ini terdapat beberapa investor yang menyatakan niatnya untuk masuk ke Muamalat, namun pihaknya mengaku lebih selektif untuk memberikan izin kepada investor baru.
“Saya tidak mau investor hanya ingin ke sana (Muamalat). Tapi ke depan dia tidak punya kemampuan kembangkan bank ya untuk apa,” kata Heru.
Herupun berharap, dengan adanya investor baru, Muamalat dapat berkembang dan menjadi besar guna terus mengembangkan industri perbankan syariah nasional.
“Dengan keinginan seperti ini kami ingin investornya bisa membawa bank ini bersaing dengan bank konvensional. Rencana bisnisnya kayak apa. Kalau sekedar gitu-gitu aja, nanti dulu kami cari saja yang kuat,” tukas Heru.
Sebelumnya, para pemegang saham Muamalat telah merestui konsorsium investor yang dipimpin Ilham Habibie menjadi pemegang saham pengendali di Bank Muamalat keputusan itu diambil dalam Rapat Pemegang Umum Saham Luar Biasa (RUPSLB)
Adapun keempat pihak investor tersebut diantaranya, Ilham Habibie, Arifin Panigoro, Lynx Asia, SSG Hongkong.Ke empat pihak itu kata Ilham siap masuk ke Muamalat dengan mekanisme right issue. (*)
Poin Penting OJK menghormati putusan KPPU yang menjatuhkan sanksi kepada 97 pindar atas pelanggaran persaingan… Read More
Poin Penting Kinerja melonjak signifikan, pendapatan HRTA naik 144,39% menjadi Rp44,55 triliun dan laba bersih… Read More
Poin Penting SAL dinilai penting sebagai bantalan APBN untuk mengantisipasi pelebaran defisit akibat lonjakan subsidi… Read More
Poin Penting Resign usai THR tidak signifikan, biasanya sudah direncanakan jauh hari dan dilakukan setelah… Read More
Poin Penting Pelaporan lapor SPT Tahun Pajak 2025 baru mencapai 9,13 juta hingga 26 Maret… Read More
Poin Penting Prabowo menginstruksikan pembangunan hunian layak bagi warga yang tinggal di pinggir rel usai… Read More