Poin Penting
- Investor asing membukukan net foreign sell Rp1,20 triliun pada 30 Juni 2026.
- Saham perbankan mendominasi aksi jual, dipimpin BBCA, BBRI, dan BMRI.
- IHSG turun 3,05 persen ke level 5.643,19 seiring derasnya aksi jual.
Jakarta – Net foreign sell atau aliran dana investor asing yang keluar dari Indonesia, pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, kembali tercatat senilai Rp1,20 triliun.
Outflow investor asing kali ini mayoritas berasal dari sektor keuangan, utamanya saham perbankan jumbo. Hal itu tentunya mendorong kenaikan outflow secara year-to-date (ytd) menjadi sebesar Rp88,01 triliun.
Baca juga: IHSG Awal Juli Dibuka Bergerak 2 Arah, Nilai Transaksi Awal Rp252,09 Miliar
Adapun lima saham terbanyak yang dijual oleh investor asing berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia, antara lain:
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp766,36 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp228,61 miliar
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp157,70 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII): Rp88,63 miliar
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI): Rp59,36 miliar.
Hal itu juga sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada perdagangan kemarin ditutup melanjutkan pelemahannya ke posisi 5.643,19 atau terkoreksi sebanyak 3,05 persen dari level 5.820,79.
Adapun, berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 564 saham terkoreksi, 136 saham menguat, dan 99 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diprediksi Masih Rawan Koreksi, 4 Saham Ini Direkomendasikan
Kemudian, sebanyak 22,72 miliar saham diperdagangkan dengan 1,62 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp15,33 triliun. (*)
Editor: Yulian Saputra


