Market Update

Investor Asing Catat Outflow Hampir Rp500 Miliar pada Senin (2/3)

Poin Penting

  • Investor asing catat net sell Rp490,53 miliar pada 2 Maret 2026, sehingga total net sell sepanjang 2026 mencapai Rp19,16 triliun.
  • Aksi jual terbesar terjadi di sektor energi dan perbankan jumbo, dengan saham paling banyak dilepas antara lain MEDC, BBCA, BBNI, BMRI, dan ELSA.
  • IHSG turun 2,65% ke 8.016,83, dengan 671 saham melemah dan nilai transaksi mencapai Rp29,83 triliun.

Jakarta – Aliran dana investor asing kembali tercatat keluar dari Indonesia, dengan net foreign sell pada perdagangan Senin, 2 Maret 2026 senilai Rp490,53 miliar.

Keluarnya dana investor asing tersebut berasal dari sektor energi dan diikuti saham sektor keuangan, khususnya perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo. Oleh karena itu, secara year-to-date (ytd) net foreign sell tercatat sebesar Rp19,16 triliun.

Baca juga: Outflow Investor Asing Rp5,11 Triliun, BBCA- BBRI Paling Banyak Dijual

Berdasarkan data Phillip Sekuritas Indonesia, lima saham yang paling banyak dilepas investor asing adalah

  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC): Rp528,10 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp196,50 miliar
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp119,04 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp118,51 miliar
  • PT Elnusa Tbk (ELSA): Rp76,76 miliar.

IHSG Turun Tajam

Sejalan dengan aksi jual asing, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin (2/3), ditutup melemah 2,65 persen ke level 8.016,83 dari posisi sebelumnya 8.235,48.

Baca juga: DEN Beberkan Jurus Tarik Minat Investor Asing

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 671 saham terkoreksi, 108 saham menguat, dan 41 saham tetap tidak berubah. 

Lalu, sebanyak 56,60 miliar saham diperdagangkan dengan 3,65 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi sebesar Rp29,83 triliun.

Seluruh Indeks Ikut Terkoreksi

Adapun, seluruh indeks dalam negeri ikut ditutup melemah dengan IDX30 turun 2,46 persen menjadi 429,00, LQ45 merosot 2,62 persen ke 812,49, Sri-Kehati melemah 2,57 persen menjadi 374,21, dan JII turun 2,13 persen menjadi 542,98. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Waspada! OJK Ingat Risiko Pertukaran Data RI-AS

Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More

13 hours ago

Menhub Dudy Imbau Pemudik Hindari Puncak Arus Balik Lebaran 2026

Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More

14 hours ago

PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More

14 hours ago

Skenario Pengakhiran Perang AS-Israel Versus Iran

Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More

1 day ago

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

1 day ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

1 day ago