Jakarta – Meningkatnya investasi pada sektor hijau membuat energi tidak ramah lingkungan seperti batu bara menjadi kurang dilirik. Namun Mandiri Sekuritas mengaku bahwa pihaknya selalu menyarankan agar kliennya dapat melakukan diversifikasi bisnis.
“Bagaimana mereka bisa melakukan diversifikasi ke sektor-sektor terbarukan? Itu adalah sesuatu yang kita selalu dorong kepada klien terutama mereka yang di tambang batu bara,” jelas Oki Ramadhana, Direktur Utama Mandiri Sekuritas pada paparan virtualnya, Rabu, 9 Maret 2022.
Bahkan Oki tak memungkiri bahwa saat ini sektor pertambangan seperti batu bara merupakan komoditas yang sangat penting bagi Indonesia. Meskipun demikian, tren investasi yang ada lebih mengarah ke sektor berkelanjutan sehingga Mandiri Sekuritas juga mengarahkan kliennya kesana.
“Dari progressnya, sudah banyak perusahaan yang melakukan eksplorasi di sektor tersebut (ESG),” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Heru Handayanto, Direktur Operations Mandiri Sekuritas mengungkapkan beberapa nasabah mereka saat ini tengah mempersiapkan peluncuran produk-produk ESG. Ia mengungkapkan pihaknya sudah siap baik secara eksternal maupun internal dalam melayani para nasabahnya. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More
Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More