Info Anda

Investasi Reksa Dana BNI AM Kini Bisa Dibeli di Kantor Cabang KB Bank

Poin Penting

  • PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana lewat jaringan cabang sebagai APERD
  • Nasabah mendapat beragam pilihan produk sesuai profil risiko, sekaligus memperkuat layanan investasi dan integrasi digital.
  • Pemasaran 8 produk reksa dana ditargetkan meningkatkan jumlah investor dan partisipasi pasar modal.

Jakarta— PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) bekerja sama dengan PT BNI Asset Management (BNI-AM) untuk memasarkan produk reksa dana melalui jaringan kantor cabang KB Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD).

Kolaborasi ini membuka akses investasi yang lebih luas bagi nasabah dengan beragam pilihan produk sesuai profil risiko dan tujuan keuangan.

Direktur Ritel KB Bank, Robby Mondong, menegaskan kemitraan ini menjadi bagian dari strategi penguatan layanan investasi perseroan. KB Bank berkomitmen untuk menghadirkan solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Baca juga: GenKBiz 2026 Makassar Ditutup, KB Bank Sukses Cetak Inovator Circular Economy

“Kehadiran produk Reksa Dana BNI-AM di jaringan KB Bank memberikan alternatif investasi yang dapat membantu nasabah merencanakan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang secara lebih optimal. Ke depan, kami akan terus mendorong integrasi layanan investasi dengan platform perbankan digital guna memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi nasabah,” ujar Robby dikutip 21 Februari 2026.

Kantor Cabang Perkuat Akses Investasi

Sementara itu, Direktur Utama BNI-AM, Ari Adil berharap kerja sama ini menjadi sinergi bisnis yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Tentunya, hal ini akan memberikan manfaat dan solusi finansial bagi nasabah KB Bank.

“Manfaat lain bagi BNI-AM tentunya akan semakin memperluas jaringan pemasaran Reksa Dana terutama Reksa Dana Indeks yang menjadi produk andalan kami,” beber Ari.

Ari menambahkan, dengan beberapa pilihan Reksa Dana yang bisa dibeli secara langsung di kantor cabang KB bank, pihaknya yakin akan dapat mempermudah nasabah untuk menikmati solusi finansial dari BNI-AM.

“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menambah Number of Account (NoA) nasabah baru, namun juga meningkatkan manfaat inklusi keuangan yang dicanangkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” sambung Ari.

Sebagai APERD, KB Bank memasarkan delapan produk reksa dana BNI-AM dari berbagai kelas aset. Pada segmen pasar uang tersedia BNI-AM Dana Likuid Kelas A.

Baca juga: KB Bank Danai Proyek Internet Rakyat 5G FWA 1.4GHz Surge

Untuk pendapatan tetap, ada BNI-AM Teakwood Kelas R1 dan BNI-AM Ardhani Pendapatan Tetap Syariah.

Sementara pada kategori reksa dana indeks, KB Bank menawarkan BNI-AM Indeks IDX30, BNI-AM IDX Growth 30 Kelas R1, BNI-AM IDX High Dividend 20 Kelas R1, BNI-AM IDX PEFINDO Prime Bank Kelas R1, serta reksa dana berkelanjutan BNI-AM SRI-KEHATI Kelas R1.

Dengan pemasaran reksa dana langsung di kantor cabang, KB Bank menargetkan peningkatan partisipasi investasi masyarakat secara aman dan terukur. Langkah ini juga mempertegas dukungan perseroan terhadap pengembangan pasar modal domestik serta agenda inklusi keuangan nasional. (*) RAL

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

5 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

5 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

6 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

6 hours ago

Rosan: Ekonomi Syariah Jadi Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Tensi Geopolitik

Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More

6 hours ago

Ma’ruf Amin Optimistis Pangsa Pasar Ekonomi Syariah Mampu Tembus 50 Persen

Poin Penting Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia bisa melebihi 50… Read More

8 hours ago