Sementara untuk pertumbuhan ekonomi di kuartal satu ini, masih dipengaruhi oleh investasi yang membaik dan kinerja ekspor yang tetap positif. Menurut Tirta, investasi pada kuartal pertama yang membaik tersebut, didukung oleh investasi bangunan dan nonbangunan.
“Perbaikan investasi nonbangunan didukung oleh kenaikan harga komoditas seperti terlihat pada penjualan alat berat untuk pertambangan dan perkebunan yang meningkat. Kenaikan harga komoditas juga mendorong ekspor yang tumbuh positif,” ucapnya.
Di sisi lain, lanjut dia, pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal satu berpotensi sedikit melambat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan penjualan eceran dan penjualan kendaraan bermotor yang menurun, yang dipengaruhi oleh proses konsolidasi korporasi yang masih berlanjut. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More
Poin Penting IHSG menguat signifikan 2,02 persen ke level 7.455,45 pada penutupan sesi I, mencerminkan… Read More
Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More
Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More
Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More
Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More