Internasional

Intip Sumber Kekayaan Pangeran William, Nilainya Capai USD100 Juta

Jakarta – Berapa kekayaan Pengeran William? Tidak ada keterangan yang pasti sebenarnya. Karena memang kerjaan Inggris dianggap cukup cerdik dalam hal menyembunyikan jumlah kekayaan atau keuangan anggota kerjaan.

Namun menurut Celebrity Net Worth, diperkirakan kekayaan bersih Pangeran William adalah sekitar USD100 juta, nenek buyutnya, Puteri Alice, menaruh sebagian besar kekayaannya yang diperkirakan sebesar USD89 juta dalam dana perwalian untuk cicitnya, William dan Harry.

Pada 1994, BBC melaporkan Pangeran William dan Harry dilaporkan akan berbagi sekitar £14 juta dari harta warisan mendiang nenek buyut mereka. Jaringan tersebut juga melaporkan pada 2002. Itu berarti sekitar USD17,9 juta. Sebagian besar uang tunai akan diberikan kepada adik laki-lakinya karena William akan mendapat keuntungan finansial dengan menjadi raja.

Baca juga: Kekayaan Jokowi Naik Rp13,4 Miliar, Sekarang Segini Totalnya

Demikian pula, pada saat nenek William, Ratu Elizabeth II meninggal dunia pada 8 September 2022, putranya Charles naik takhta sebagai Raja Charles III dan Pangeran William menjadi pewaris takhta Inggris. Ini berarti ia menerima warisan yang signifikan serta beberapa gelar baru yang memperluas portofolio propertinya selain gelarnya sebagai Duke of Cambridge dan Rothesay.

William juga mewarisi Kadipaten Cornwall, sekitar 130.000 hektar di barat daya Inggris senilai sekitar USD1,2 miliar pada tahun 2022. Kadipaten Cornwall adalah domain yang didirikan pada tahun 1337 oleh Raja Edward III untuk memberikan pendapatan pribadi kepada ahli warisnya, Edward, yang kemudian dikenal sebagai Pangeran Hitam.

Dana ini terus digunakan untuk mendanai pewaris takhta 685 tahun kemudian. Menurut laporan pendapatan tahunannya, Cornwall mencakup sekitar 2.640 perjanjian sewa dan penyewaan, 260 lahan pertanian, sekitar $67 juta, dalam lahan pengembangan dan sekitar USD397 juta dalam properti komersial. Situs resminya mengatakan pendapatan dari perkebunan tersebut digunakan untuk mendanai kegiatan publik, swasta, dan amal.

Baca juga: Intip Kekayaan Jackie Chan yang Penampilannya Bikin Pangling

Penambahan terbaru pada portofolio properti William ini menjadikannya salah satu pemilik tanah swasta paling signifikan di Inggris dan hal ini akan memberinya kekayaan yang cukup besar.

Diperkirakan pada 2021, ayah William, Charles (selama menjabat sebagai Duke of Cornwall) mengawasi pendapatan sebesar USD23 juta yang dihasilkan oleh aktivitas di perkebunan tersebut.

Sekretaris dan Penjaga Catatan Kadipaten Cornwall, Alastair Martin, adalah orang yang bertanggung jawab atas perluasan operasi komersial kadipaten tersebut. Sejak tahun 2013, ia telah meningkatkan aset kadipaten sebesar 44 persen dengan membangun properti baru, serta menikmati peningkatan nilai real estate di Inggris.

Pengeran William baru-baru ini banyak diberitakan terkait istrinya, Kate Middleton yang divonis kanker dan mulai harus menjalani perawatan kemoterapi. Sebelumnya, Kate sudah melakukan operasi dan sementara akan absen dari tugas kerajaan hingga 31 Maret

Menurut laporan Us Weekly seperti diberitakan New York Post pada Selasa (26/3), Pangeran William juga disebut sudah meminta bantuan kepada anggota kerajaan yang lain untuk menggantikan posisinya saat mengerjakan tugas kerajaan. Pangeran William yang selama ini menjalankan tugas resminya setelah Raja Charles III juga mengalami kanker. (*)

Enny Ratnawati

Recent Posts

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

8 mins ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

8 mins ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

11 mins ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

32 mins ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

36 mins ago

Bank Dunia Pangkas Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 jadi 4,7 Persen

Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More

55 mins ago