Keuangan

Intip Strategi Prudential Indonesia Hadapi Tantangan Inflasi Medis

Jakarta – PT Prudential Life Assurance atau Prudential Indonesia sebagai asuransi jiwa mencatat kenaikan total klaim termasuk pembayaran benefit di semester I-2024 sebanyak 5,5 persen menjadi Rp8,6 triliun.

Chief Customer and Marketing Officer Prudential Indonesia Karin Zulkarnaen mengatakan, peningkatan klaim tersebut dikontribusi oleh asuransi kesehatan yang meningkat hingga 28 persen di semester I-2024 menjadi Rp3,3 triliun.

Di mana, peningkatan tersebut disebabkan oleh adanya kenaikan inflasi medis yang signifikan di Indonesia sebanyak 13 persen yang lebih tinggi dibandingkan inflasi umum yang hanya naik 3 persen.

Baca juga : Jurus AXA Financial Indonesia Atasi Inflasi Medis

“Ini jadi tantangan sih buat industri kita semua ya. Karena kita lihat wah gimana caranya nih kalau biaya-biaya pengobatan, biaya-biaya treatment, harga obat, harga kamar di rumah sakit gitu ya. Biaya layanan dokter terus-menerus naik gitu,” ucap Karin dalam Media Briefing di Jakarta, 25 September 2024.

Dengan adanya hal itu, Karin menyebutkan Prudential Indonesia telah menyusun beberapa strategi, salah satunya adalah produk PRUWell yang diluncurkan pada April lalu, di mana produk tersebut memberikan insentif bagi nasabahnya yang mampu menjaga gaya hidup sehat.

Baca juga : Hadapi Inflasi Medis, Sequis Hadirkan Produk IMC Shield dengan Premi Terjangkau

“Kami berharap dari sana kami bisa menarik lebih banyak nasabah yang memang appreciate untuk dapet reward karena dia jaga hidup sehat. Mudah-mudahan nasabah yang bergabung itu jadi nasabah yang profil lebih sehat. Itu yang pertama,” imbuhnya.

Adapun, strategi lain yang dilakukan adalah memberikan fitur Connected Care, seperti PRU Priority Hospital yang memberikan kemudahan layanan rumah sakit bagi nasabah, serta menetapkan harga tarif.

Karin juga menyebut mereview klaim juga menjadi salah satu strategi agar perusahaan tidak membayarkan klaim yang fraud. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

32 mins ago

Pemerintah Belum Siapkan Perppu Defisit APBN, Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Aman

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana menerbitkan Perppu untuk menaikkan… Read More

4 hours ago

Gara-Gara Menu Kelapa Utuh, Operasional 9 Dapur MBG di Gresik Disetop

Poin Penting BGN menghentikan sementara 9 dapur Program Makan Bergizi Gratis di Gresik karena polemik… Read More

4 hours ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup Parkir di Zona Merah ke Posisi 7.022

Poin Penting IHSG ditutup melemah 1,61 persen ke level 7.022,28 pada perdagangan Senin (16/3/2026). Sebanyak… Read More

4 hours ago

Konflik Iran-AS-Israel Dorong Harga Minyak, Defisit APBN Berpotensi Melebar

Poin Penting Konflik Iran–AS–Israel memicu lonjakan harga minyak dunia hingga di atas USD100 per barel.… Read More

4 hours ago

Demutualisasi Bursa Efek dan Manajemen Risiko

Oleh Paul Sutaryono KINI pemerintah sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang demutualisasi bursa efek.… Read More

5 hours ago